LHOKSUKON – Ratusan hektare (ha) sawah di Kemukiman Matang Linga dan Kemukiman Alue Ie Puteh, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara terendam air sejak, Jumat, 19 Mei 2017. Kondisi itu terjadi akibat diguyur hujan deras sejak beberapa hari terakhir. Kondisi sama juga terjadi di Kecamatan Tanah Jambo Aye.
“Terdapat sekitar 200 ha tanaman padi yang baru ditanam terendam di Kemukiman Matang Linga dan Alue Ie Puteh. Jika banjir bertahan lama, maka tanaman padi itu akan membusuk,” ujar Munir, Mantri Tani Kecamatan Baktiya, dihubungi, Sabtu, 20 Mei 2017.
Munir mengatakan, banjir yang merendam sawah warga itu terjadi akibat saluran pembuangan tidak dapat menampung air. Mulai dari Gampong Alue Anoe Barat hingga Gampong Matang Kumbang.
“Pintu irigasi kecil, sehingga tidak dapat menampung air. Saya sudah turun ke lokasi sawah yang terendam banjir. Beberapa titik terparah sudah saya dokumentasikan untuk dikirim ke Dinas Pertanian Aceh Utara,” kata Munir.
“Di Tanah Jambo Aye, ada beberapa titik sawah yang terendam banjir sejak kemarin, Jumat. Ini karena hujan deras. Biasanya, jika direndam banjir, padi yang baru ditanam juga digerogoti hama keong mas,” ucap Usman, salah satu petani di Tanah Jambo Aye.[]


