BOGOR – Perayaan Dies Natalis ke-53 Institut Pertanian Bogor (IPB) dilaporkan berlangsung sangat meriah, di kampus Dramaga, Bogor, Jawa Barat Minggu, 18 September 2016. Perayaan itu dihadiri ribuan mahasiswa termasuk ratusan mahasiswa Aceh.
Ketua Umum IKAMAPA Aceh di Bogor, Zulfikar Mulieng melalui siaran persnya kepada portalsatu.com mengatakan, dalam usia ke-53 IPB sudah melahirkan generasi-genrasi muda dalam berbagai bidang keilmuan untuk siap mengahadapi persaingan pengetahuan global.
Zulfikar mengatakan, perayaan dies natalis itu diramaikan ribuan mahasiswa S1, S2, S3 dan para alumni IPB, dan seluruh sivitas akademik.
Mahasiswa Aceh yang sedang melanjutkan studi di IPB ikut memeriahkan perayaan kegitaan dies natalis tersebut. Ratusan mahasiswa Aceh yang tergabung di bawah paguyuban IKAMAPA pada Minggu pagi secara bersama-sama mengikuti jalan sehat bersama ribuan mahasiswa lainya, ujar Zulfikar.
Samsul Bahri, Pawang Laot dari IKAMAPA yang sedang menyelesaikan gelar magisternya di Program Studi Teknologi Perikanan Laut (TPL) mengatakan, pihaknya ikut andil dalam even-even besar di IPB. Ini menunjukan bahwa kekompakan dan hubungan kerja sama antara IPB dan Omda IKAMAPA semakin baik.
Kami terus melakukan kerja sama yang dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa Aceh di masa mendatang. Selama tahun 2016 IKAMAPA-Aceh sudah banyak melakukan even skala nasional bekerja sama dengan IPB. Salah satunya adalah seminar nasional ekologi budaya dan pembangunan, beberapa waktu yang lalu, katanya.
Samsul menyebut dalam waktu dekat IKAMAPA segera melakukan pembekalan untuk mahasiwa Aceh yang sedang studi di IPB dalam bidang penguasaan software untuk meningkatan kemampuan mahasiswa. Dia mengharapakan dukungan dari seluruh anggota IKAMAPA untuk dapat terhujud program itu.
Senada dengan itu, Zulfikar Mulieng menambahkan, selama ini hubungan baik IPB dan IKAMAPA sudah memberikanan dampak bagi seluruh mahasiswa Aceh yang sedang melanjut sutudinya di kampus tersebut.
Baik itu dalam kelancaran studi, administrasi, maupun dalam mengatasi kendala-kendala lainnya, kita selalu melakukan koordinasi dengan baik melalui Forum Mahasiswa Pascasarjana (Forum Wacana) IPB selaku perpanjangan tangan seluruh mahasiswa pascasarjana IPB, katanya.
Apalagi, kata Zulfikar, tahun ini Ketua Forum Wacana IPB dipercayakan mahasiswa pascasarjana kepada anggota IKAMAPA pada kongres lalu. Hubungan yang sudah terjalin baik ini mari kita jaga dan kita pelihara untuk kebaikan kita bersama di masa yang akan dating, ujar dia.
Zulfikar juga mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Aceh kepada mahasiswa Aceh yang sedang melanjutkan studi di Bogor. Salah satunya adalah pembangunan asrama untuk mahasiswa pascasarjana yang belum terealisasi sampai sekarang.
Padahal dilihat dari jumlah mahasiswa sudah sangat mendesak untuk pembangunan Asrama Mahasiswa Pascasarjana khusus untuk asrama putra yang sedang studi di IPB. Karena setiap tahun peminat IPB dari Aceh semakin meningkat, sudah sepatutnya pemerintah memberikan perhatian khusus untuk meningkatkan SDM Aceh, ujarnya.[] (rel)



