SUBULUSSALAM – Ratusan santri dari sejumlah pondok pesantren dalam wilayah Subulussalam memperingati tahun baru Islam yakni 1 Muharram 1438 H di Masjid Almunawarah, Selasa 4 Oktober 2016.

Amatan wartawan para santri juga melakukan pawai taaruf mengelilingi sejumlah ruas jalan di pusat kota. Mereka menggunakan pakaian serba putih dan celana (rok) warna hitam.

Diiringi bacaan salawat ratusan santri akhirnya tiba di Masjid Almunawarah. Di sana ada sejumlah pejabat Pemerintah Kota Subulussalam yang sudah menanti kedatangan para santri.

Acara tersebut diawali membacakan sejarah singkat tentang hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah menuju Madinah oleh Pimpinan Pondok Pesantren Raudatul Jannah, Ambrullah.

Wakil Wali Kota Salmaza dalam sambutannya mengatakan hijrah memiliki pengertian yang sangat luas untuk mencapai suatu perubahan yang lebih baik. Para santri saat ini sedang menimba ilmu baik di pesantren maupun di sekolah umum adalah bagian dari hijrah.

Dalam kesempatan itu Salmaza berharap para kepala kampung turut memerangi penyakit masyarakat seperti judi togel, minuman tuak dan narkoba yang sekarang sedang marah terjadi di tengah-tengah masyarakat. Hal ini untuk membentengi generasi muda Subulussalam agar selamat dari pengaruh negatif.

Usai memberikan sambutan, Salmaza juga menyerahkan santunan kepada 600 orang anak yatim masing-masing Rp 250 ribu perorang. Dana tersebut berasal dari Baitul Mal Kota Subulussalam.[]

Laporan Sudirman