LHOKSEUMAWE – Ratusan warga Desa Tambon Tunong, Tambon Baroh dan Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara dilaporkan tumbang diduga akibat terpapar amoniak dari PT PIM, Sabtu, 12 November 2016, sekitar pukul 16.00 WIB. Seperti kejadian sebelumnya, korban kebanyakan mengalami pusing, mual, dan muntah-muntah akibat terhirup gas tersebut.
Informasi diperoleh, korban yang kebanyakan dari anak-anak dan wanita tersebut langsung mencari pertolongan ke rumah sakit PT PIM. Karena jumlahnya semakin banyak, sebagian dirawat di RS PT Arun di Batuphat, Lhokseumawe.
Jumlahnya masih kami data, tapi (data sementara) lebih dari seratus orang yang sudah dirawat di Rumah Sakit PT PIM dan PT Arun. Kebanyak sudah dipulangkan setelah mendapat penanganan medis, sisanya yakni 19 orang masih dirawat di RS Arun dan tujuh orang lagi masih diopname di Klinik PT PIM, ujar Camat Dewantara, Amir Hamzah.
Amir Hamzah bersama tim Muspika Dewantara terus melakukan monitoring terhadap korban yang masih dirawat di rumah sakit.
“Kami juga sudah melakukan pertemuan dengan Humas PT PIM untuk meminta penanganan lanjutkan terhadap para korban,” kata Amir Hamzah.[]
Laporan Munir


