JAKARTA – Kontingen Kebudayaan Pemerintah Aceh tiba di Anjungan Aceh, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), di Jakarta, Kamis, 18 April 2019, untuk merayakan HUT ke-44 TMII. Kontingen dari Bireuen tersebut diterima Kepala Kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Almuniza Kamal.
Almuniza Kamal mengatakan HUT TMII 2019 akan digelar dari 19 sampai 21 April 2019. Delegasi seni budaya daerah dari seluruh propinsi di Indonesia akan turut berpartisipasi mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
“Kami sudah melakukan berbagai koordinasi untuk memfasilitasi kegiatan dan rangkaian acara. Namun, persiapkan penginapan, makan dan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh kontingen ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen sebagai wakil pemerintah,” kata Almuniza melalui Ka. Subbid Promosi dan Pameran BPPA, Ir. Cut Putri Alyanur, M.M.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bireuen, Drs. Muhammad Nasir, M.Pd., mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan kontingen kebudayaan Aceh dari Bireuen untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan HUT ke-44 tahun TMII.
“Adapun kegiatan yang akan diikuti oleh kontingen adalah Gita Natya Nusantara, Citra Budaya, Festival Pencak Silat Nusantara, Festival Kuliner dan diakhiri dengan acara puncak yakni Pawai Budaya Nusantara,” katanya.
Dia menjelaskan, dalam Gita Natya Nusantara, salah satu tari yang akan ditampilkan adalah Peukaten Aneuk Nanggroe, yaitu atraksi yang menggabungkan tiga tarian tradisi yakni Ranub Lampuan, Seudati dan Rabbani Wahed. Sedangkan Citra Budaya, lanjutnya, adalah penampilan tarian Rabbani Wahed, salah satu tarian khas dari Kabupaten Bireuen.
“Selanjutnya, nanti juga akan ada kegiatan lain yakni Festival Pencak Silat Nusantara. Festival tersebut diberi judul Putri Siwah dan Labang Donya yang disutradarai oleh Novianti MR. Terkahir, rangkaian tersebut akan ditutup dengan Pawai Budaya Nusantara. Kali ini kontingen dari Bireuen akan menampilkan Khanduri Laot, salah satu kegaitan adat dari Kabupaten Bireuen,” ujarnya.
HUT ke-44 tahun TMII akan menampilkan berbagai atraksi kebudayaan dari seluruh Indonesia. Dalam atraksi tersebut, akan ditampilkan pula berbagai atraksi budaya dari Provinsi Aceh yang kali ini diwakili oleh Kabupaten Bireuen.[](*)



