BANDA ACEH — Suasana perayaan malam tahun baru Imlek 2572 atau 2021 di Banda Aceh pada Kamis malam, 11 Februari 2021 sepi akibat dampak pandemi Covid-19. Pelaksanaan ibadah tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Ketua Vihara Dharma Sakti, Fajar Saputra menjelaskan, meski tidak menggelar acara perayaan malam Imlek, seperti kembang api, baronsai dan makan-makan, pihaknya mengizinkan warga untuk berdoa di Vihara dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara.

Baca Juga: Mantan GAM Minta Pemerintah Pusat Jangan Cari celah Gagalkan Pilkada Aceh 2022.

Di Vihara Dharma Sakti, pelaksanaan ibadah berjalan dengan aman dan lancar dengan tetap mematuhi prokes yang telah dianjurkan oleh pemerintah.  Pihak vihara juga menyediakan sejumlah fasilitas cuci tangan dan cairan hand sanitizer di depan pintu ruangan yang digunakan untuk ibadah. Sejumlah petugas kepolisian juga turut melakukan penjagaan di vihara tersebut.

“Pergantian tahun tikus logam ke tahun kerbau logam kali ini masih berada dalam masa pandemi Covid-19, kami menghimbau kepada umat untuk selalu menaati protokol kesehatan bagi datang ke vihara, dan setelah selesai beribadah langsung keluar dari perkarangan vihara agar tidak terjadi kerumunan,” jelas Fajar Saputra.

(Perayaan Imlek 2021 di Vihara Dharma Sakti, Banda Aceh. Foto: Zulfikri)

Fajar menambahkan untuk besok tidak ada kegiatan apa-apa kami melarang umat semua kegiatan baik itu dari baronsai, makan-makan dan mengujungi sanak saudara, ini tujuannya agar kita bisa bangkit dan pandemi bisa hilang.

Baca Juga: Ini Penyebab Listrik Mati di Sebagian Wilayah Aceh

Salah seorang jemaat, Daniel mengatakan bahwa imlek tahun ini sangat terasa sepi, tanpa baronsai dan mereka tidak bisa mengujungi sanak saudara sebenarnya menyedihkan tapi iyakan kita tau bahwa ini karena pandemi Covid-19. Namun, ia mengaku tetap merayakan imlek secara hikmat.

Daniel berharap di tahun kerbau ini Covid-19 bisa hilang dan kehidupannya bisa sukses. “Meski tidak diwarnai dengan pesta, keramaian dan sebagainya, itu tidak mengurangi nuansa dari imlek. Saya bersyukur karena bisa merayakan imlek,” ujarnya.[Zulfikri]