SIGLI – Pemerintah Kabupaten Pidie merehabilitasi Anjungan Pidie di Kompleks Taman Ratu Safiatuddin di Banda Aceh, yang sebelumnya rusak parah. Rehab Anjungan Pidie itu dilakukan sejak tahun 2017 untuk menghadapi Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-7 yang akan digelar pertengahan Agustus 2018.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga (Disparbudpora) Kabupaten Pidie, Dedi Sumardi kepada portalsatu.com/, Selasa, 20 Fabruari 2018.

Dedi mengatakan, rehabilitasi Anjungan Pidie dikerjakan sejak tahun 2017 dengan anggaran Rp2,2 miliar lebih. “Sekarang tinggal finishing saja,” katanya.

Menurut dia, pihaknya mengajukan anggaran Rp1 miliar dalam Rancangan APBK Pidie 2018 untuk persiapan mengikuti PKA. Namun, kata dia, hasil pembahasan dengan dewan, disetujui Rp800 juta. “Jadi total anggaran untuk Anjungan Pidie baik pembangunan maupun persiapan PKA sebesar Rp3 miliar,” ujar Dedi.

Dedi menjelaskan, kondisi Anjungan Pidie saat ini sudah kukuh dan mewah. Konstruksi kuda-kuda yang sebelumnya kayu, diganti semua dan dipasang kerangka baja. Dinding dan lantainya juga direhab karena sudah lapuk.

“Saat kami bertugas di sini, kondisi anjungan kita sudah rusak parah, bahkan bahan-bahan budaya daerah Pidie yang tersimpan di dalamnya sudah tidak ada lagi. Kini kita harus menyiapkan kembali barang–barang bernilai sejarah Pidie,” kata Dedi.[]