SIGLI – Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Prof, DR, Samsul Rizal dan Wakil Bupati Pidie, M.Iriawan, SE, melepaskan 1.636 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unsyiah yang akan ditempatkan selama satu bulan di ratusan gampong dalam 7 Kecamatan di Kabupaten Pidie, di halaman tengah kantor Bupati Pidie, Senin 11 Januari 2016.
Rektor meminta kepada para mahasiswa selama pengabdian di gampong supaya dapat menggali potensi-potensi yang ada untuk dikembangkan agar dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam rangka perbaikan ekonomi.
Banyak potensi di daerah, tapi masyarakat tidak tahu cara menggalinya karena faktor pendidikan rendah yang disebabkan pengaruh konflik Aceh puluhan tahun, kata Samsul Rizal.
Selama satu bulan, karta rektor, mahasiswa diharapkan dapat membantu masyarakat dalam hal menggali potensi yang ada agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat gampong untuk meningkatkan pendapatan ekonomi.
Jika dilihat berdasarkan geografis Aceh memiliki tanah yang subur, ditambah kemampuan anggaran Pemerintah Aceh besar, tetapi selama ini belum menyentuh di bidang pengembangan ekonomi berbasis potensi gampong, sehingga kehidupan masyarakat belum mengalami perubahan ekonomi, kata Samsul Rizal.
Sementara, Wakil Bupati Pidie, M. Iriawan meminta kepada para Satuan Kerja Perangkat Kabupten (SKPK) untuk memberi dukungan penuh kepada para mahasiswa yang melaksanakan KKN di Kabupaten Pidie.
Kepada mahasiswa, diharapkan dapat membantu aparatur gampong dalam mengelola Anggaran Dana Desa (ADD) yang jumlahnya ratusan juta, agar benar-benar dapat digunakan untuk percepatan pembangunan gampong, harap Iriawan.[](tyb)



