BANDA ACEH – Ahmad Dani, pencetus Relawan Seuramoe Irwandi Pusat (Irwandi Yusuf For Aceh 1) mendukung komitmen “jagoannya” itu bersikap tegas terhadap anggota tim pemenangan yang melanggar aturan.
“Menyangkut ‘pemecatan’ relawan (yang melanggar aturan) itu memang perlu, karena para relawan Irwandi Yusuf merupakan orang-orang terpelajar, harus menjadi panutan masyarakat,” ujar Ahmad Dani dalam keterangannya yang dikirim kepada portalsatu.com/, Rabu, 16 Maret 2016, sore.
Ahmad Dani berharap masyarakat segera melaporkan kepada dirinya atau langsung pada Irwandi Yusuf jika menemukan ada anggota tim relawan bakal calon Gubernur Aceh ini yang bertindak ceroboh atau melanggar aturan di lapangan. “Kalau masyarakat melihat ada kesalahan pada tim relawan Irwandi Yusuf jangan segan-segan menyampaikan laporan untuk ditindak tegas,” katanya.
Sebelumnya, dalam temu ramah dengan para relawannya di Gampông Alue Bu, Kecamatan Peureulak Barat, Rabu, 16 Maret 2016, Irwandi menegaskan kepada tim pemenangannya untuk bekerja sesuai aturan.
“Kami mewajibkan tim pemenangan Irwandi agar bekerja secara aturan demokrasi yang benar, dan jika ada tim kita yang melanggar dengan aturan itu segera kita keluarkan dalam barisan. Meunyoe pilkada tapeugot dengon haleu, raseuki yang tabi keu keluarga pih haleu,” kata Irwandi. (Baca: Irwandi Yusuf Ancam Pecat Anggota Timses yang Melanggar Aturan)
Ahmad Dani turut mengapresiasi kinerja barisan relawan Irwandi Yusuf dan kesediaan para tokoh masyarakat mewakili berbagai gampông di Kecamatan Peureulak dan Ranto Panjang, Aceh Timur dalam silaturahmi tersebut.
“Itu belum berakhir. Insyaallah, ke depan kita akan memenuhi undangan masyarakat di Lokop, Aceh Timur. Tugas utama para relawan untuk bekerja dan memberikan pemahaman kepada masyarakat Aceh. Kita menginginkan pilkada 2017 dilaksanakan secara halal, sehingga akan lahir pemimpin Aceh yang sesuai harapan masyarakat luas,” kata Dani.[] (rel)



