IDI CUT H. Hasballah Bin HM.Thaib dinilai sosok pemimpin yang agamis. Kedekatannya dengan ulama tak diragukan lagi. Wajar, karena mantan gerilyawan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ini pernah mondok dibeberapa dayah salafi di Aceh.
Setelah menunaikan ibadah haji tahun 2015 lalu, pria berperawakan timur tengah itu kerap mengenakan baju jubah yang notabenya baju resmi Kerajaan Arab Saudi. Sementara peci putih yang melekat di kepalanya seolah Rocky masih menetap di dayah. Penampilannya benar-benar beda. Meskipun warna kulit hitam manis, namun raut wajahnya yang diwarnai senyuman terhadap semua orang itu terpancar sinar keikhlasan dalam bekerja dengan tujuan membawa kemajuan.
Begitulah gambaran penampilan H. Hasballah HM.Thaib atau yang akrap disapa Rocky itu saat memenuhi undangan Peresmian Dayah Darul Ulum di Gampong Gaseh Sayang, Kec. Darul Aman, Kab. Aceh Timur, Minggu 18 September 2016.
Meskipun diundang bertepatan hari libur kerja, namun bagi Rocky tidak menjadi persoalan, karena siang dan malam baik jiwa, pikirannya dan badannya selama sehat telah dihibahkan untuk masyarakat Aceh Timur, seutuhnya. Apalagi mantan ajudan dan supir pribadi Tgk. H. Hanafi (Abu Matang Keh) itu kini dipercayakan sebagai kepala daerah di Kab. Aceh Timur.
Kedatangan Rocky di Acara Peresmian Dayah Darul Ulum mendapat sambutan hangat. 100 meter dari lokasi acara mobil Lexus BL 1 D itu diparkir. Dalam hidtungan detik tanpa dibukakan pintu keluar sosok Rocky dengan jubahnya. Belum ditutup pintu mobil, segerombolan penunggu tamu langsung menghampirinya. Sambil mengangkat tangan dan memberi salam, Rocky-pun menyalami satu per satu masyarakat yang menunggunya.
Petugas penjemput tamu yang disiapkan hampir kewalahan mengarahkan orang nomor satu di Aceh Timur itu ke arah kursi VIP. Sambil berjalan, satu persatu Rocky menyalami masyarakat yang telah menunggu kedatangannya. Tak terkecuali kalangan nenek-nenek yang sempat menghampirinya sambil berjalan ikut disalaminya. Bahkan, beberapa masyarakat yang usianya lebih tua darinya dicium tangannya sebagai tanda penghormatan.
Di kursi VIP ternyata telah ditunggu sejumlah ulama kharismatik Aceh. Satu per satu ulama Aceh itu dicium tangannya sebagai tanda penghormatan, Tgk. H. Abdul Wahab (Abu Keude Dua), lalu Tgk. H. Abdul Wahab (Abu Matang Peureulak) juga sudah menunggu disana. Usai dipeluk sang ulama diujung barat Aceh Timur ini, lalu Rocky kembali mencium tangan Tgk. H. M. Djafar (Abi Lhoknibong), kemudian disambut Abi Alue Bili, selanjutnya dipeluk oleh Tgk. H. Abdullah Rasyid (Abu Lah Kruet Lintang) dan kembali mencium tangan Tgk. H. Saiful Anwar (Abon Darussaadah) serta Abu Bidok.
Tak lama setelah tiba, lalu Rocky melalui protokol dipersikan untuk memberikan sambutan dan arahan dalam acara itu. Dihadapan ribuan umat Islam, Rocky mengaku terharu atas penyambutannya dan penghormatan yang diberikan disebuah acara yang dihadiri puluhan pimpinan dayah dan ulama kharismatik Aceh.
Gampong Gaseh Sayang dulu tempat kami bersembunyi saat kami bergerilya di hutan dan dikejar aparat TNI. Sekarang di lokasi ini sudah menjadi pusat pendidikan islam, kata Rocky dalam sambutannya. Dia juga mengharapkan lembaga tersebut terus berkembang mendidik generasi Aceh agar menjadi pemimpin-pemimpin islam dimasa yang akan datang.
Gampong Gaseh Sayang merupakan gampong Ridwan Abubakar (Nek Tu) yang kini ikut dalam bursa Balon Bupati Aceh Timur Periose 2017-2022. Pasca konflik berkepanjangan, Nek Tu bersama keluarga sempat menetap disana. Tetapi tak lama kemudian menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg), Nek Tu pindah ke Gampong Jalan, Kec. Idi Rayeuk.
Kehangatan sosok Rocky berbaur dengan masyarakat tak sebatas ketika beliau tiba disana. Namun ketika beranjak pamit puluhan masyarakat-pun ikut mengantarnya hingga ke mobil. Sambil berjalan satu persatu masyarakat menyalami suami dari Hj. Fitriani itu.
Bahkan, beberapa warga Aceh yang menetap di Malaysia ikut hadir dalam acara tersebut, sehingga menjadi momentum melepaskan rindu diantara warga Aceh di Aceh dengan warga Aceh di Malaysia. H. Sayuti atau akrap disapa Abati juga ikut memeluk sang Rocky. Dari raut wajah masyarakat disana siang itu seolah-olah menitipkan Kab. Aceh Timur dipundak H. Hasballah HM.Thaib Syahrul Bin Syamaun yang kini diusungkan Partai Aceh (PA) maju dalam Pilkada 2017 sebagai Balon Bupati/Wakil.[]


