BANDA ACEH – Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, meninjau langsung lokasi bencana gempa di Kabupaten Pidie Jaya. Dia tiba di Aceh melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Kamis, 8 Desember 2016 sekitar pukul 9.30 WIB.
Rombongan Mendagri menumpang helikopter kemudian bertandang ke Pidie Jaya. Selain Tjahjo, hadir juga Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono serta Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Ikut serta dalam rombongan ini Staff Khusus Presiden Joko Widodo, Teten Masduki.
Sementara itu, Plt Gubernur Aceh yang ikut mendampingi rombongan menteri, melalui Asisten Administrasi Umum, Syahrul, mengatakan status darurat provinsi sudah ditetapkan sejak kemarin, Rabu, 7 Desember 2016. Penetapan status ini berlaku selama 14 hari ke depan. Menurut Syahrul, status ini bisa saja ditambah. Hal itu tergantung pada kondisi dan situasi di lapangan.
Pemerintah Aceh, kata Syahrul, terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk membantu korban bencana gempa di Pidie Jaya, Pidie, dan Bireuen. Sejumlah alat berat juga sudah diturunkan untuk membantu evakuasi korban yang tertimpa bangunan.
“Hari ini Presiden Jokowi direncanakan terbang ke Aceh untuk meninjau lokasi gempa,” kata Syahrul seperti rilis yang dikirim Humas Pemerintah Aceh kepada portalsatu.com petang tadi.[]

