BLANGKEJEREN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gayo Lues memplotkan anggaran Rp3 miliar lebih untuk perawatan jalan dan pemeliharaan jembatan tahun 2022. Anggaran itu diperkirakan tidak mampu memperbaiki semua jalan berlubang, jalan longsor, jalan amblas dan membabat rumput di samping badan jalan hingga akhir tahun.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR, Amin Tujung, melalui Kasi Preservasi Jalan dan Jembatan, Suhardi, S.E., Jumat, 25 Februari 2022, mengatakan saat ini banyak titik jalan kabupaten yang perlu perbaikan. Namun, Dinas PUPR hanya bisa memfokuskan perbaikan jalan yang menjadi penunjang ekonomi atau banyak dilintasi masyarakat lantaran anggaran tidak cukup.

“Saat ini panjang ruas jalan Kabupaten Gayo Lues 839,97 Km, itu jalan lintas antarkecamatan, jalan desa dan jalan ke sentral pertanian dan perkebunan. Sedangkan jembatan kabupaten berjumlah 140 unit, itu tergabung jembatan gantung dan jembatan beton,” katanya.

Saat ini, kata Suhardi, banyak titik jalan kabupaten yang membutuhkan perbaikan dengan anggaran yang besar, seperti jalan amblas di Jalan Porang-Anak Reje, Jalan Blangkejeren-Agusen, dan beberapa titik jalan lainnya. “Jika semuanya diperbaiki, maka anggaran tidak cukup”.

“Kalau Jalan Porang-Anak Reje diperbaiki, mungkin satu titik membutuhkan biaya sekitar Rp500 juta. Jadi yang seperti ini belum bisa diperbaiki, dan kami berencana menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menangani jalan yang terkena bencana seperti ini karena anggaranya butuh banyak,” jelasnya.

Perawatan jalan dan pemeliharaan jembatan, kata Suhardi, akan diupayakan semaksimal mungkin dengan anggaran yang ada. “Sehingga anggaran tersebut cukup sampai akhir tahun 2022 ini”.[]