SIGLI – Tim Rumah Sakit Umum Daerah Tgk. Chik Ditiro, Sigli, Pidie, mengambil spesimen swab (sampel lendir) 21 orang dalam pemantauan (ODP) yang diduga kuat sempat kontak erat dengan AI (54), pasien dalam pengawasan (PDP) positif Covid-19. Swab itu akan diuji di Laboratorium Balitbangkes Aceh di Aceh Besar untuk mengetahui apakah mereka positif atau negatif Coronavirus Disease-2019.

Pengambilan swab dilaksanakan, Senin,  20 April 2020, pukul 09:00 sampai 12:00 WIB, di Ruang Isolasi RSUD Tgk. Chik Ditiro. PDP berinisial AI juga kembali diambil swab-nya setelah seminggu dirawat di rumah sakit pelat merah itu untuk diuji lagi di Laboratorium Balitbangkes.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pidie, Hasan Yahya, kepada portalsatu.com/, mengatakan sebanyak 21 orang mulai dari keluarga AI, petugas kesehatan RSU Mufid, tempat pertama AI dirawat, dan tim medis RSUD Tgk. Chik Ditiro.

“Semua yang diambil swab merupakan orang diduga kontak langsung dengan AI. Anggota keluarga ada tiga, petugas kesehatan RSU Mufid 14 orang, dan petugas kesehatan RSUD Tgk. Chik Ditiro empat orang,” ujar Hasan Yahya.

Pengambilan swab dilakukan pihak RSU Tgk. Chik Ditiro melibatkan tim Dinas Kesehatan Aceh dan Dinas Kesehatan Pidie. Selanjutnya, swab tersebut dikirim ke Balitbang Aceh.  Hasilnya akan diketahui dalam satu hingga tiga hari ke depan. “Balitbangkes akan memberitahukan hasilnya dalam jangka 1-3 hari,” imbuh Hasan Yahya yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pidie. 

Kepala Bidang Pelayanan RSUD Tgk. Chik Ditiro, Dwi Wijaya, mengatakan pasien AI yang positif corona saat ini dirawat di ruang isolasi. “Kondisinya semakin membaik dan stabil,” ujarnya.[]