BANDA ACEH – Hasil rapid test massal digelar Tim Gugus Tugas Covid-19 Aceh dan Banda Aceh terhadap pelayan dan pengunjung warung kopi di Banda Aceh tidak ditemukan positif terpapar Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Sejak dua hari lalu, Tim Gugus Tugas Covid-19 melakukan rapid test masal di beberapa lokasi keramaian, termasuk di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh. Namun, tidak ditemukan adanya masyarakat terindikasi virus corona.
“Semua negatif (virus corona),” kata Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Hanif, saat dikonfirmasi portalsatu.com/ Senin, 20 April 2020.
Hanif menyebutkan, pelayan dan pengunjung warung kopi yang sudah dilakukan rapid test dalam dua hari berjumlah 50 orang, semua dinyatakan negatif virus corona.
Tim Gugus Tugas Covid-19 Aceh dan Banda Aceh melakukan rapid test masal di sejumlah warung kopi di Banda Aceh, sejak Sabtu, 18 April 2020, malam. Rapid test tersebut dilakukan terhadapat pemilik dan pelayan warung kopi.
Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Aceh, Dyah Erti Idawati, mengatakan rapid test massal ini dilakukan guna melihat peta sebaran Covid-19. Jika nantinya ada yang positif langsung dijemput.
“Kami me-launching rapid test secara massal, pertama kami mulai di warung kopi. Kami sudah ambil KTP-nya, kalau nanti ada yang positif sehingga bisa langsung dijemput,” kata Dyah kepada awak media di lokasi.
Dyah menyampaikan, rapid test massal ini dilakukan secara berkala hingga malam-malam berikutnya. “Ada 3.000 rapid test untuk Banda Aceh, besok malam juga akan dilakukan,” ujarnya.[]



