LHOKSEUMAWE – Sebuah rumah di Gampong Babah Buloh, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, terbakar, Rabu, 4 September 2019, dinihari. Hambali (berstatus pelajar) yang tidur sendiri di rumah tersebut meninggal dunia akibat terbakar.

“Korban (meninggal dunia, Hambali), umurnya sekitar 18 tahun, anak yatim, karena ayahnya, Muhammad Husni, sudah lama meninggal dunia. Saat kejadian, korban tidur sendiri di rumah itu. Sedangkan ibu dan adiknya tidur di rumah yang berdampingan dengan rumah yang terbakar itu,” kata Geuchik Gampong Babah Buloh, Jafaruddin Razali, dikonfirmasi portalsatu.com/ lewat telepon seluler, Rabu, sekitar pukul 14.25 WIB.

Jafaruddin menjelaskan, rumah yang terbakar itu merupakan rumah bantuan yang dibangun dengan Dana Desa Babah Buloh tahun 2018 lalu. “Karena rumah dasar keluarga kaum duafa itu tidak layak huni, maka dibangun rumah bantuan dengan dana desa, rumah layak huni berkonstruksi permanen. Rumah dasar yang tidak layak huni itu berdampingan dengan rumah bantuan yang dibangun dengan dana desa, hanya terpisah sekitar 30 cm. Jadi, ibu dan adik korban tidur di rumah dasar yang tidak layak huni itu, rumah berdinding tepas,” ujarnya.

Menurut dia, Hambali pulang ke rumahnya pada Rabu, sekitar pukul 02.00 WIB dinihari, atau sekitar dua jam sebelum kejadian. “Korban tadi malam berada di Puskesmas setempat, ikut membantu membersihkan Puskesmas karena hari ini (Rabu) ada kunjungan tim penilai terkait akreditasi Puskesmas. Korban pulang ke rumah sekitar jam dua (02.00 WIB), tidur di ruang tamu. Dugaan sementara penyebab kebakaran rumah itu akibat api dari obat nyamuk ataupun akibat api rokok korban,” kata Jafaruddin.

Jafaruddin menyebutkan, jenazah korban kebakaran tersebut sudah dimakamkan di Gampong Babah Buloh, Rabu siang. “Kita harapkan ada bantuan dari pemerintah dan kaum dermawan kepada keluarga korban, karena anak yatim dan kaum duafa, ada tiga adik korban,” ujarnya.

Menurut Jafaruddin, pihak Dinas Sosial Aceh Utara sudah mengetahui kejadian kebakaran tersebut setelah disampaikan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMP2KB). “Pihak DPMP2KB Aceh Utara mengetahui kejadian itu setelah saya laporkan. Saya laporkan karena rumah yang terbakar itu rumah bantuan dana desa,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kapolsek Sawang Ipda Zahabi, dalam keterangannya kepada wartawan, mengatakan korban meninggal dunia akibat kebakaran rumah di Gampong Babah Buloh itu Hambali bin Husni, 19 tahun, pelajar.

Menurut Zahabi, korban pulang ke rumahnya sekitar pukul 02.00 WIB. Korban tidur sendiri di rumah bantuan desa itu. Sedangkan ibu dan adiknya tidur di rumah neneknya yang bersebelahan dengan rumahnya. “Sekira pukul 04.00 WIB, ibu korban melihat asap keluar dari pentilasi rumah korban dan meminta bantuan ke warga lain bahwa ada kebakaran. Dalam waktu 20 menit api berhasil dipadamkan warga, dan ditemukan korban telah meninggal dunia,” ujarnya. 

“Dari hasil penyelidikan sementara, diduga api yang membakar rumah itu berasal dari api rokok milik korban yang terjatuh saat korban terlelap tidur, dan membakar kasur kapuk, serta api menjalar ke seluruh isi rumah yang membakar isi rumah hingga habis,” kata Zahabi. 

Zahabi menyebutkan, tidak ada mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi kejadian tersebut.[]