Rumi: Tuhan di Atas Pujian

Jika sinar Yang Maha Bijak menyambar tanah dan lempung
Mau menerima benih, Bumi menepati janjinya;
Di musim semi seluruh simpanan ia keluarkan kembali,
Begitulah ajaran Keadilan abadi.
Wahai Engkau yang Rahmat-Mu mengajari gumpalan yang tak berakal.
Yang kemurkaan-Mu membutakan hati dan penglihatan batin,

Pujianku bukan memuji-Mu, O Tuhan Yang Mahakuasa;
Karena pujian itu wujud, dan mewujud itu dosa.
[Rumi]

Sumber:inilah.com