LHOKSUKON – Warga Gampong Ude, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara sempat panik akibat terbakarnya rumpun bambu di kebun milik Abdurrahman, warga setempat, Kamis, 24 Maret 2016 pukul 15.00 WIB. Pasalnya kobaran api hanya berjarak tujuh meter dari pemukiman warga.
“Ada warga yang membakar sampah di lokasi itu, dan saat ini kondisi cuaca di Aceh Utara sangat panas, sehingga api merambat cepat ke ranting pohon bambu yang menyebabkan kebakaran. Warga panik dan berhamburan ke luar rumah karena jarak kebakaran dengan pemukiman warga hanya tujuh meter,” kata Danramil Matangkuli, Kapten Inf M Nur kepada portalsatu.com.
Ia menyebutkan, Ketua Pemuda Gampong Ude, Suryadi melaporkan kebakaran tersebut ke Babinsa Koramil. Setelah itu anggota TNI bersama warga berusaha memadamkan api secara tradisional menggunakan air irigasi. Namun karena dikhawatirkan api kembali membesar, akhirnya anggota TNI menghubungi pihak pemadam kebakaran yang dalam waktu 20 menit langsung tiba di lokasi.
“Meski api telah padam, sejumlah warga masih berjaga-jaga di lokasi karena khawatir api kembali muncul. Kami sudah memasang spanduk di depan Koramil tentang larangan membakar sampah sembarangan selama musim kemarau, termasuk larangan membakar hutan dan membuang puntung rokok yang masih menyala. Musim kemarau rentan musibah kebakaran, jadi warga harus lebih hati-hati,” pungkasnya.[]


