BIREUEN – Pasangan H. Ruslan M Daud dan Teungku Djamaluddin Idris (Harus Jadi) mendeklarasikan sekaligus peusijuk untuk maju sebagai calon bupati dan calon wakil bupati Bireuen periode 2012-2012 dari jalur independen. Deklarasi berlangsung di lapangan bola kaki Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, Minggu, 7 Agustus 2016.
Masyarakat yang terdiri dari kaum ibu dan laki-laki mulai memadati lapangan sejak pukul tiga sore. Jumlah massa yang banyak sempat memacetkan arus lalulintas Medan-Banda Aceh.
Pasangan ini dipeusijuek oleh sejumlah ulama seperti Teungku H. Usman Kuta Krueng atau Abu Kuta Krueng, Waled Nurul Zahri dan Abu Mudi Samalanga, serta Abon Lipah.
Di hadapan pendukung dan simpatisannya Ruslan mengatakan, dirinya akan maju lagi mencalonkan diri pada pilkada Bireuen 2017 yang akan datang. Pencalonan dirinya kembali yaitu bertujuan untuk mesejahterakan masyarakat Bireuen dan akan melanjutkan kembali program pro rakyat seperti program bantuan 1000 rumah, bantuan anak yatim, bantuan untuk dayah-dayah dan pemberdayaan ekonomi rakyat.
Pemberian biaya siswa untuk para santri-santriwati yang menuntut ilmu di pesantren-pesantren. Begitu juga dengan program gotong royong bersama akan dilanjutkan kembali yang sangat banyak manfaatnya
Program beasiswa insyaallah kita bagikan semua tidak fokus di satu tempat. Program ini kita lanjutkan kembali, kata Ruslan M Daud.
Sementara itu dalam sambutannya Waled Nuruzzahri (Walet Nu) dalam bahasa Aceh sambil tersenyum sempat mengatakan Menyo raja imum ka keunan teuman imum-imum laen hoe, kon keunan chit meurut-meurut mandum, (kalau imam besar sudah mencalonkan diri sebagai wakil bupati tentu imam-iman pasti kesitu juga)” kata Waled Nu.[]
Dikirim oleh Tarmizi A. Gani



