BANDA ACEH – Persiraja Banda Aceh mendapat hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI ketika bertanding pada laga perdana Shoopee Liga 1 2020 melawan Bhayangkara FC di Stadion Harapan Bangsa (SHB), Banda Aceh, Sabtu, 29 Februari 2020 lalu. Hukuman tersebut berupa denda uang senilai Rp55 juta.
Dikutip dari lama pssi.org, denda tersebut diberikan kepada tim Laskar Rencong, karena pada pertandingan itu para suporter telah melempar botol minuman ke dalam area lapangan pertandingan dari atas tribun. Kemudian, suporter juga menyoraki wasit dengan kata-kata yang tidak patut.
Pada pertandingan tersebut, pihak Bhayangkara FC juga turut dikenai denda oleh Komdis PSSI, karena pelatih Paul Munster telah menghampiri dan memaki wasit pertandingan. Namun, hukumannya lebih ringan dari Persiraja yakni membayar denda Rp25 juta.
Selain Persiraja dan Bhayangkara FC, seorang pemain Persija Jakarta, Sandi Darman Sute juga mendapat hukuman dari Komite Disiplin PSSI disebabkan ketika bertanding melawan Borneo FC pada 1 Maret 2020, telah menendang botol minuman di area sentle ban lapangan pertandingan. Pemain ini dihukum Komdis dengan teguran berat.
Menurut keterangan dilansir pssi.org, website resmi PSSI tersebut, keputusan itu ditetapkan hasil sidang Komite Disiplin PSSI pada 9 Maret 2020.
Tiket Persiraja VS Bali United Mulai Dijual
Sementara itu, tiket pertandingan Persiraja Banda Aceh Vs Bali United yang akan berlangsung, Sabtu, 4 April 2020 mendatang di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh mulai dijual panitia.
Presiden Persiraja, Nazaruddin Dek Gam mengatakan, tiket pertandingan tersebut bisa didapatkan mulai hari ini via online loketpersiraja.com dan go–tix.com. “Tiket sudah bisa diakses mulai pukul 12.15 WIB hari ini. Kita menjual lebih awal supaya pendukung Persiraja dapat dengan mudah mengakses tiket, dan memilih tribun mana yang akan ditempati,” ujarnya, Kamis, 12 Maret 2020.
Pengusaha muda Aceh ini menambahkan, jumlah tiket dipersiapkan panitia pelaksana (panpel) sebanyak 36.700 lembar. Harga tiket bervariasi mulai Rp50.000, Rp70.000, Rp100.000 dan tiket VIP Rp200.000.
“Proses pembeliannya sama seperti pada laga sebelumnya. Sedangkan kapasitas stadion juga sudah dievaluasi panpel pertandingan dan jumlah tiket disiapkan disesuaikan dengan kapasitas stadion itu sendiri,” jelas Dek Gam.
“Khusus tribun A B dan C, jumlah tiketnya sudah kita kurangkan, sesudah kita hitung ulang kapasitasnya, kita cetak sesuai dengan kapasitas tribun tersebut, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan di laga perdana sebelumnya,” sambungnya.
Laskar Rencong Persiraja dalam menyongsong Liga 1 Tahun 2020 melakukan terobosan penting dalam mengelola tiket pertandingan. Setiap pertandingan, tiket dapat diperoleh secara online.
Menurut Nazaruddin, pihaknya sebisa mungkin mencari jalan untuk memudahkan pendukung Persiraja mendapatkan tiket menonton pertandingan kandang Persiraja. Dek Gam mengakui, antusias pendukung Persiraja di Aceh cukup tinggi.[](Red/Ril)





