BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal dipastikan akan bertindak sebagai salah satu pembedah buku biografi Erdogan, Penakluk Sekulerisme Turki yang ditulis oleh Syarif Taghian dan diterjemahkan oleh tim penejemah dari penerbit Pustaka Kautsar.
Bedah buku ini akan berlangsung di Aula Utama Lantai II Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) pada hari Sabtu tanggal 13 Februari 2016 dari jam 09.00 sampai dengan 13.00 Wib.
Selain Illiza, pembedah lainnya yaitu Muhammad Arhami, Kandidat Doktor dari Yildiz Teknik Universitesi, Istanbul – Turki yang baru saja tiba di Aceh dari Turki. Pembedah selanjutnya adalah Thayeb Loh Angen yang merupakan aktivis Kepala Sekolah Hamzah Fansuri yang juga seorang jurnalis.
Ketua panitia acara, Teuku Farhan mengatakan, acara yang akan dimoderatori oleh Teuku Zulkhairi ini terselenggara atas kerjasama pihaknya secara independen dengan LDK Al-Ahkam Fakultas Hukum Unsyiah.
.jpg)
Menurut Teuku Farhan, walaupun buku ini sudah lama terbit, namun pihaknya tertarik membedahnya karena sosok Erdogan yang dianggap sebagai pemimpin dunia Islam hari ini ternyata adalah sosok yang sangat sederhana, jujur dan memiliki visi yang jelas dalam membangun Turki dan membantu dunia Islam.
Selain cerdas, Erdogan juga merupakan sosok yang rajin bersilaturrahim, mencintai orang miskin, menghormati orang tua dan ulama, ia juga membantu umat Islam di berbagai negara, ia tegas dihadapan Israel yang menjajah Palestina. Oleh sebab itu, tidak diragukan lagi, kita butuh sosok seperti Erdogan di Aceh, dan untuk tujuan itulah buku ini dibedah, kata Teuku Farhan.
Sementara itu, kata Teuku Farhan lagi, Illiza bersedia menjadi pembedah buku ini karena Illiza juga menganggap Turki hari ini dibawah kepemimpinan Erdogan telah mampu mengangkat harkat derajat umat Islam di Turki, dari ketertinggalan menjadi diperhitungkan dalam pergulatan peradaban dunia hari ini.
Turki dibawah Erdogan hari ini kian bangkit dari berbagai sendi kehidupan, pada saat yang sama juga telah mampu menampilkan wajah Islam yang rahmatan lil alamin kepada dunia dan pada saat yang sama, sedikit demi sedikit mulai meninggalkan sistem sekuler yang merupakan warisan Mustafa Kamal Attaturk, ujar Illiza yang sebulan lalu disambut dengan meriah saat kunjungan ke Turki, sebagaimana disampaikan Teuku Farhan.
Bedah buku ini terbuka untuk umum, bagi yang berminat bisa registrasi ke no Hp 085260732025 atau 087890001233.[]




