SUBULUSSALAM – Wakil Walikota Subulussalam Drs. Salmaza, M.A.P memberikan arahan pada acara Pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kota Subulussalam di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat, Rabu, 19 Februari 2020.
Acara ini turut dihadiri Dandim 0118/Subulussalam, Letkol Inf Winarko, S. Ag, Kadisdikbud H. Sairun, S. Ag serta perwakilan dari Polres dan Kejari serta Kakan Kemenag Subulussalam. Turut hadir Asisten I Setdako HM. Yakin KS serta sejumlah kepala sekolah SD-SMA/SMK.
Pelantikan pengurus AGPAII Kota Subulussalam periode 2020-2025 dilantik oleh Kepala DPD AGPAII Aceh Ahlul Fikri, Spdi, M. Pd., dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan sekaligus penyerahan bendera PATAKA kepada ketua pengurus baru Aswin, S. Pd. I yang diserahkan langsung oleh Ketua DPW AGPAII Aceh.
Dalam sambutannya, Ketua Terpilih DPD AGPAII Kota Subulussalam Aswin mengatakan bahwa AGPAII hadir di Kota Subulussalam untuk membantu pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kemenag dalam meningkatkan mutu pendidikan agama Islam.
“Mutu pendidikan kita, harapannya bisa lebih ditingkatkan dengan kiranya dapat menghasilkan anak anak yang bertaqwa, berakhlaqul karimah, dan berguna bagi nusa dan bangsa,” sebut Aswin di hadapan para guru-guru.
Ia mengucapkan terimakasih kepada guru-guru pendidikan agama Islam, dan miminta para guru membantu mengurus dan membantu program-program AGPAII.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) AGPAII Aceh Ahlul Fikri, S. Pd, I, M. Pd., menyampaikan bahwa AGPAII adalah rumah besarnya guru pendidikan agama Islam, semua organisasi guru pendidikan agama Islam itu menyatu dalam wadah AGPAII.
“Kalau kita berbicara AGPAII berarti kita sudah berbicara semua guru pendidikan agama Islam,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan H. Sairun juga mengungkapkan bahwa guru-guru AGPAII ini dipandang sebelah mata, tapi bagi H. Sairun selaku kadis pendidikan, guru-guru ini sebagai anak emas.
“Kami mengeluarkan kebijakan untuk tingkat SD dan SMP harus melaksanakan sholat zuhur di sekolah,” katanya.

Wakil Walikota Subulussalam Drs. Salmaza, M.A.P., menyampaikan arahan di hadapan para guru dan tamu undangan yang berhadir, Ia mengatakan kehadiran AGPAII ini diharapkan mampun mengambil peran yang strategis pada peradaban umat.
“Karena itu, jika kita lihat saat ini mayoritas anak sudah mahir menggunakan internet menggunakan gadget untuk permainan game online, media sosial, apabila tidak kita arahkan dengan baik, mereka bisa saja terjerumus ke hal yang negatif, disini lah perannya guru Pendidikan agama Islam,” ujarnya.
Menurut Salmaza, guru mendidik agar anak kita selamat dari hal-hal yang tidak diinginkan, kemudian kebiasaan kita orang tua, mendidik anak diserahkan ke sekolah, padahal hal ini tanggungjawab kita bersama.
Salmaza berharap pada setiap guru mengajari anak-anak untuk mencintai bangsa dan negara, jangan sampai radikal, ajarkan toleransi.
“Kami atas nama pemerintah, menunggu dan menanti-nanti gebrakan AGPAII Kota Subulussalam,” pungkas Salmaza.[](rilis)






