BLANGKEJEREN – Sampah yang berserakan di Los Kecamatan Rikit Gaib, Kabupaten Gayo Lues akhirnya dibersihkan petugas kebersihan pascawarga Desa Rikit Gaib berencana menyurati Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru.
Pernyataan itu disampaikan Kepala Desa Rikit Gaib, Taher terkait kondisi sampah berserakan di Los Rikit Gaib, kini terlihat indah dan rapi setelah dilakukan pembersihan oleh petugas kebersihan dari Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.
“Alhamdulilah, sampah di Los Rikit Gaib sudah dibersihkan petugas,” kata Kepala Desa Rikit Gaib, Taher kepada portalsatu.com/, Senin, 30 Agustus 2021 petang.
Taher menjelaskan tadi siang sempat ada nomor telepon baru yang menghubunginya pascaberita sampah di Los Rikit Gaib yang berserakan. Menurutnya, nomor itu ternyata adalah nomor kontak person Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disprindakop) Gayo Lues.
"Tadi saya sudah ngomong melalui telepon dengan Kabid Perdagangan, intinya mereka menanggapi permintaan warga yang tinggal di seputaran Los Rikit Gaib, seperti akan melakukan pembersihan sampah dua kali seminggu, dan akan mengupayakan petugas yang menyapu warga Rikit Gaib," kata Taher tidak jadi menyurati Bupati lantaran sudah ada tanggapan.
Sementara Hidayatullah, S.Sos Kabid Perdagangan Disprindakop Gayo Lues, mengatakan warga desa yang tinggal di Los Rikit Gaib tidak pernah melapor bahwa petugas kebersihan tidak membersihkan sampah sejak dua minggu terakhir, termasuk tidak ada laporan dari kepala desa setempat.
"Sebenarnya saya sedikit kecewa karena warga tidak melaporkan bahwa petugas tidak membersihkan Los Rikit Gaib kepada kami, tiba-tiba sudah naik pun beritanya," katanya saat menghubungi portalsatu.com/.
Ia mengaku, masalah sampah di Los Rikit Gaib yang belum dibersihkan bermula dari adanya isu pemberhentian Pegawai Tiidak Tetap Kabupaten (PTTK) atau tenaga honorer, sehingga dua orang petugas kebersihan Los Rikit Gaib tersebut tidak bekerja lantaran merasa akan diberhentikan.
"Sekarang sudah dibersihkan Los Rikit Gaib, dan kami dari Disprindakop akan memenuhi tuntutan warga, seperti akan melakukan pembersihan dua kali seminggu, dan akan mengupayakan petugasnya warga setempat. Namun yang menjadi perhatian, selama ini tidak pernah masuk usulan dari desa terkait siapa yang mau membersihkan Los Rikit Gaib," jelasnya.
Sebenarnya kata Hidayatullah, pembersihan Los di Gayo Lues bekerjasama antara Disprindakop dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), petugas yang mengumpulkan sampah dari Disprindakop sedangkan petugas yang mengangkut sampah dari DLH.
"Untuk gaji petugas kebersihan Los Rikit Gaib sangat minim, yaitu Rp 500 ribu sebulan," katanya bahwa Disprindakop tidak tahu kalau ada Los tidak dibersihkan jika tidak ada laporan dari warga.[]






