LHOKSEUMAWE – Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, disambut meriah kaum milenial dan emak-emak saat pertemuan dan ngopi bareng, di Station Coffee Lhokseumawe, Sabtu, 2 Februari 2019, sekitar pukul 22.30 WIB.

Pantauan portalsatu.com/, Sandiaga Uno bersama Muzakir Manaf akrab disapa Mualem selaku Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, dan Ketua DPD Partai Gerindra Aceh, TA. Khailid, beserta rombongan saat tiba di Station Coffee tersebut turut disambut Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib (Cek Mad), Ketua DPRK Lhokseumawe, M. Yasir, tim relawan pemenangan Prabowo-Sandi Kota Lhokseumawe, dan sejumlah pihak lainnya.

Tampak saat Cawapres 02 itu tiba, ribuan warga antusias menyambutnya dengan teriakan 'Hidup Bang Sandi'. Sandi pun melayani foto bersama para pendukungnya yang memadati kafe tersebut.

Dalam kesempatan itu, Muzakir Manaf berharap kepada masyarakat Aceh khususnya di Lhokseumawe untuk bersama-sama mendukung dan memenangkan pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 pada Pemilu 2019 mendatang.

“Mari kita memenangkan pasangan (Prabowo Subianto-Sandiaga Uno) untuk memajukan Aceh ke depan yang lebih baik dan bermartabat. Kita sangat yakin bahwa apabila pasangan itu terpilih pada Pemilu 2019, maka KEK Arun akan dimajukan oleh mereka demi terciptanya lapangan pekerjaan bagi putra-putri di Aceh untuk ke depan,” kata Mualem di hadapan ribuan masyarakat.

Mualem juga berharap kepada pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02, jika terpilih nantinya agar tetap menjaga serta merawat penegakan hukum syariat Islam di Bumi Serambi Mekkah ini dengan baik. “Kita sangat yakin dan percaya bahwa mereka akan berjuang itu semua untuk kesejahteraan rakyat Aceh ke depan yang lebih bermartabat,” ujar Ketua Umum Partai Aceh ini.

Sementara itu, Sandiaga Uno, mengungkapkan, dirinya menyempatkan diri untuk bertemu dengan masyarakat Kota Lhokseumawe. Tampaknya, kata dia, kaum milenial cukup antusias untuk menggerakkan ekonomi dan pemuda itu menjadi bagian dari lokomotif perubahan.

“Mereka (kaum milenial) juga menitipkan pesan, bagaimana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe segera diwujudkan, jangan jalan di tempat. KEK itu harus membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya agar masyarakat mendapatkan kesejahteraan,” ujar Sandiaga Uno kepada para wartawan.

“Terus terang saya sangat semangat sekali, karena Lhokseumawe hebat dan milenialnya sangat mendukung. Insya Allah,” ungkap Sandisk.

Ditanya jika ada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak netral pada Pilpres 2019, Sandi mengatakan, ASN itu merupakan pelayan masyarakat dan memiliki hak pilih dan mestinya menjunjung tinggi bahwa politik ini harus berlangsung umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Oleh karenanya, ASN sebagai pelayan masyarakat tentu harus bersikap netral, itu yang menjadi pegangan bersama. Artinya, biarkan mereka memilih sesuai dengan hati nuraninya dan keyakinan mereka masing-masing.

“Saya yakin semangat ini bisa kita tuangkan sebagai semangat perubahan, semakin banyak rakyat Indonesia yang dimulai dari Aceh tentu menginginkan perubahan. Itu merupakan amanah yang dititipkan kepada kita, agar perubahan tersebut bisa menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat dan mendapatkan lapangan pekerjaan untuk rakyat Indonesia,” ujar Sandi.

Di samping itu, Sandi berjanji pihaknya akan terus merawat penegakan syariat Islam di Aceh, dan tidak mengutak-atik syariat tersebut. “Saya sampaikan dengan tegas bahwa pasangan Prabowo-Sandi tidak akan mengutak-atik aturan yang sudah ada, dan kita yakin ini yang terbaik untuk masyarakat Aceh serta kita hormati keputusan tersebut untuk mempertahankan bahwa ini adalah sebuah kearifan dan bagian menjadi perjuangan kita untuk ke depan,” ungkapnya.[]