BANDA ACEH – Santri Dayah Madinatuddiniyah Jabal Nur Paloh lada Kec. Dewantara, Aceh utara raih medali emas (putra) di Ar-Raniry Tapak Suci Championship Se-Sumatra, di Auditorium Ali Hasyimy Ar-Raniri, Banda Aceh, 25-28Desember 2018.

 

Sabagai pelatih dari santri Jabal Nur, Iskandar. S,Pd kepada portalsatu.com/ mengatakan bahwa yang muridnya yang mendapatkan medali itu adalah yang pertama Muhammad Riski Mustafa juara 1(emas) remaja D, dan T. Jauhar fadhal juara 3 remaja C putra dari Gampong Barat, Nisam, Aceh Utara.

 

“Riski Mustafa peraih emas ini adalah remaja kelahiran dari Alu Dua, Nisam, Aceh Utara, sampai saat ini Alhamdulillah telah beberapa kali berhasil meraih medali emas,” kata Iskandar pada Kamis, 27 Desember 2018.

 

Sebelumnya pada tahun 2016 Riski juga mendapat medali emas di Jabal Nur Cup se-Sumatra, juga pada awal 2017 berhasil meraih emas di STAIN Lhokseumawe, juara dua di POPDA Takengon kejuaraan IPSI 2018, dan sekarang kembali raih emas di UIN Ar-Raniry.

 

Kompetisi di Ar-Raniri ini diikuti oleh 21 kontigen se-sumatra. Dan setelah ini para atlet Pecak Silat kami akan berlaga kembali di Persimu Cup PMMU Paloh pada Maret 2019.

 

Iskandar mengatakan manfaat dari mempelajari beladiri adalah untuk menjaga diri sendiri,  berguna untuk kesehatan. 

 

“Saya sangat mendukung bila di semua sekolah murid-muridnya diajari ilmu bela diri,” kata Iskandar.