LHOKSEUMAWE – Kasi Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas) Kantor Search And Rescue (SAR) Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain mengatakan, pihaknya telah menyiagakan 64 tim rescue (penyelamatan/pertolongan) di seluruh Aceh. Ini sebagai langkah antisipasi jika terjadi bencana alam ke depan.

“Selama masuk musim penghujan, seluruh tim SAR yang ada di kabupaten/kota telah kita minta untuk siaga, tetap stand by jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam,” kata Harris dihubungi, Sabtu, 13 Februari 2016.

Harris menyebut pihaknya di Banda Aceh terus memantau dan membangun komunikasi secara maksimal supaya kapan pun masyarakat membutuhkan pertolongan, tim SAR dengan sigap turun ke lapangan.

Menurut dia, pihaknya juga sudah mendapat informasi mengenai wilayah-wilayah yang rawan terjadi bencana. Untuk itu, Kantor SAR sudah mulai siaga, antisipasi dan penanggulangan pun telah disiapkan.

Informasi diterima portalsatu.com dari BMKG Lhokseumawe, beberapa hari ke depan sejumlah wilayah di Aceh berpotensi hujan ringan, sedang hingga lebat dan disertai petir. 

Diharapkan kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap gejala cuaca tersebut. Bagi daerah berpotensi banjir, juga selalu menyiapkan diri sehingga tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.[]