SIGLI – Pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Pidie, Sarjani Abdullah-Alzaizi, menerjunkan belasan ribu relawan tergabung dalam tim pemenangan. Mereka tersebar di seluruh pelosok Pidie.
Hal itu diungkapkan Ketua Tim Pemenangan Kabupaten Paslon Nomor Urut 02, Sarjani-Alzaizi, Mahfuddin Ismail, dalam laporan rapat kerja, konsolidasi internal, Selasa, 29 Oktober 2024, di Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh Kabupaten Pidie.
“Kita sudah menerjunkan lebih dari 15.000 personel tim pemenangan dan saat ini terus bekerja untuk memenangkan kandidat kita,” kata Mahfuddin di depan ratusan peserta rapat kerja.
Adapun tim pemenangan paslon yang disingkat dengan SAJA itu, menurut Mahfud, tersebar di 730 gampong di 23 kecamatan dalam Kabupaten Pidie. Semua tim terdata dengan baik yang dilengkapi SK sehingga mereka resmi sebagai tim pemenangan.
Struktur tim mulai dari kabupaten, kecamatan hingga ke gampong merupakan kolaborasi dari partai pengusung dan pendukung serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. Rata-rata mereka bekerja suka rela ingin memenangkan SAJA, karena visi dan misi dinilai sangat lengkap untuk agama dan kesejahteraan rakyat.
“Selain tim gabungan partai pengusung dan pendukung, kita juga memiliki tim dari sejumlah relawan, seperti Relawan SAJA, Relawan Sarjani, Relawan Gaseh Ummi, Relawan Aneuk Syuhada, Barisan Muda Partai Aceh (RMPA), Singa Mutiara, Relawan Melenial. Jaringan ini juga berada di seluruh gampong,” jelas mantan Ketua DPRK Pidie periode lalu itu.

Pantauan portalsatu.com/, rapat kerja dan pengukuhan tim pemenangan kabupaten, juga dihadiri seluruh pimpinan dan pengurus partai pengusung dan pendukung SAJA. Di antaranya, Sekretaris PA Pidie M. Iriawan, Ketua Partai Gerindra Muhammad Saleh, Ketua Partai Golkar T. Saifullah TS, Ketua PPP Munirwan, Ketua PDIP Junaidi, Ketua Partai Buruh Syarifuddin, Ketua Partai Ummat Hanafiah, dan Ketua PSI Heri Sukma.
Dalam kesempatan tersebut, Sarjani Abdullah dan Alzaizi berharap kepada tim dalam mencari dukungan Masyarakat jangan menjelekkan paslon lain serta tidak mencari kelemahan kandidat lain, tetapi lebih menjelaskan program SAJA.
“Jangan pernah sekali-sekali dalam mencari dukungan dan simpati masyarakat dengan cara menjelekkan dan mencari kelemahan lawan. Tetapi lakukan penuh etika, tawarkan program visi dan misi kita, sehingga pemilih dapat menilai siapa yang terbaik,” ujar Sarjani.[](Zamahsari)





