Kamis, Juli 25, 2024

Buka Rapimda KNPI Subulussalam,...

SUBULUSSALAM - Penjabat (Pj) Wali Kota Subulussalam, H. Azhari, S. Ag., M.Si mengatakan...

BI Lhokseumawe Gelar ToT...

LHOKSEUMAWE - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota...

PPK Sawang: Uang Operasional...

ACEH UTARA - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sawang di bawah Komisi Independen Pemilihan...

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...
BerandaNewsSarjani Nyatakan Maju...

Sarjani Nyatakan Maju Lagi

SIGLI – Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, menegaskan, dirinya  maju kembali sebagai calon Bupati dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2017 mendatang.

Di hadapan seratusan ulama dayah yang tergabung dalam Himpinan Ulama Dayah (HUDA) Kabupaten Pidie dalam acara di Oproom Setretariat Daerah Kabupaten Pidie, Sarjani meminta dukungan dan restu.

 “Saya akan maju kembali sebagai calon Bupati Pidie periode ke dua dan mohon doa restu dari abu-abu pimpinan dayah agar saya diberi kesehatan dan kesempatan untuk mencalonkan diri kembali,” kata Sarjani, Sabtu 16 Januari 2016.

Sarjani mengeluarkan pernyataan tersebut, pertama kali sejak dia dijagokan lagi sebagai calon bupati Pidie priode ke dua.

Sebelumnya meski mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Wilayah Pidie dijagokan sebagai calon terkuat Bupati, belum pernah mengeluarkan pernyataan dia akan maju lagi.

Bupati mengatakan, keinginan maju kembali untuk memimpin Pidie, karena ada pekerjaan rumah yang belum tercapai, salah satunya hasrat dirinya untuk memperjuangkan Universitas Jabal Ghafur (Unigha) belum tercapai, ditambah lagi pembangunan rumah ibadah Masjid Agung Alfalah Kota Sigli baru dimulai.

“Mari kita sama-sama pikirkan tentang daerah kita yang masih banyak harus dilakukan pembenahan dari berbagai sektor,” kata Ketua Partai Aceh Kabupaten Pidie ini.

Dirinya mengajak para Ulama untuk bergandeng tangan menjalankan program pembangunan bernuansa islami dari segala bidang. Itu semua, lanjut dia tidak akan tercapai jika umara dan ulama tanpa sinerjik antara keduanya.

“Kami terus berada bersama ulama dalam membangun daerah, karena tanpa keterlibatan ulama, umara mengalami kepincangan,” kata Bupati lulusan militer Tripoli ini.[]

Baca juga: