BANDA ACEH – Prodi Bahasa Dan Sastra Arab Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Arraniry, adakan bincang sastra bersama sastrawan  Negeri Malaysia Malim Ghozali PK, dengan tema 'Kontribusi Sastra dalam Pembangunan Bangsa dan Negara', di Aula Museum UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Pada Jumat, 11 Januari 2019, sore.

Saat mengisi acara, Malim Ghozali menyempatkan waktu untuk bercerita banyak hal tentang segala yang berkaitan dengan sastra Malaysia, serta di akhir acara Malim juga menyediakan waktu untuk menjawab beberapa pertanyaan dari mahasiswa yang hadir.

Pengarah acara, Abzari Jafar mengatakan, alasan mengambil tema itu, karena karya sastra itu akan berpengaruh pada pola pikir, dengan itu karya sastra bukan semata untuk hiburan di seremoni-seremoni tertentu.

“Kita ingin belajar dari Malaysia, dari Pak Malim Ghozali karena kontribusi beliau dalam pembangunan sastra di Malaysia, di sana pemerintah Malaysia sangat mensuportnya, semoga di sini pemerintah kita juga mendukung sastra,” katanya.

Abzari mengatakan, kata-kata bijak yang berasal dari syair bisa memotivasi kehidupan, maka apabila syair dan karya sastra itu salah, akan bisa menyesatkan orang-orang lain dalam berfikir. Malim 

Ghozali juga telah membuktikan, sebagai seorang tokoh sastra, konstribusinya di dunia sastra untuk pembangunan Malaysia sangat besar dan bisa mempengaruhi segala lini. 

“Dengan seni dan sastra juga dapat menjadi pendorong pembangunan bangsa dan negara terutama pada pembentukan karakter berpikir. Pada masa Aceh sendiri, Tgk. Chik Pante Kulu dengan karya besarnya itu telah bisa mengobarkan semangat juang kembali melalui karya sastra,” kata Abzari.[]