BANDA ACEH – Satu lagi pasien dalam pengawasan (PDP) di Aceh berinisial MS (47), terkonfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Kesimpulan ini berdasarkan spesimen swab (sampel lendir) MS diperiksa di Laboratorium Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) milik Balitbangkes Aceh di kawasan Siron, Aceh Besar.
MS merupakan aparat keamanan yang berdinas di Banda Aceh tapi memiliki riwayat pulang dari daerah terjangkit Covid-19, yakni Jakarta. Karena ada keluhan sakit, dia berobat ke RSUDZA dan diambil swab-nya pada 17 April lalu. Setelah keluar hasil pemeriksaan di Lab Balitbangkes Aceh, Kamis, 23 April 2020 sore, diketahui MS positif Covid-19.
Wakil Direktur Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Endang Mutiawati membenarkan kabar seorang PDP positif Covid-19. “Iya (postifi virus corona),” kata Endang Mutiawati saat dikonfirmasi portalsatu com, Jumat, 24 April 2020.
Endang menyampaikan, setelah pihaknya menerima hasil swab, pasien MS tersebut langsung dibawa ke RSUDZA dan dirawat di ruang Respiratory Intensive Care Unit (RICU) untuk penanganan lebih lanjut.
“Tadi malam (diterima hasil swab). Sekarang sudah (dirawat di RSUDZA),” ungkap Endang.
Endang mengatakan, saat ini pasien sudah di isolasi dan ditangani petugas medis rumah sakit pelat merah tersebut.
Dengan bertambahnya satu lagi PDP positif Covid-19, kini Aceh sudah 8 orang positif virus corona. Rinciannya, 4 orang dinyatakan negatif atau pulih, satu orang meninggal dunia pada Maret 2020 lalu. Sementara 3 pasien positif lainnya tengah menjalani perawatan di rumah sakit.[]



