Kamis, Juli 25, 2024

Buka Rapimda KNPI Subulussalam,...

SUBULUSSALAM - Penjabat (Pj) Wali Kota Subulussalam, H. Azhari, S. Ag., M.Si mengatakan...

BI Lhokseumawe Gelar ToT...

LHOKSEUMAWE - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota...

PPK Sawang: Uang Operasional...

ACEH UTARA - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sawang di bawah Komisi Independen Pemilihan...

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...

Say No to Candu Digital, Say Yes to Produktif

JANTHO — Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh kembali bergulir. Pada Sabtu, 7 Agustus 2021 pukul 09.00 hingga 12.00, telah dilangsungkan webinar bertajuk “Kecanduan DIgital: No! Kreatif dan Produktif: Yes!”.

Kegiatan massif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif-nya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.

Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 juta jiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Ini artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital. “Hasil survei literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan katadata pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” katanya lewat diskusi virtual. Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.

Pada webinar yang menyasar target segmen SMAN 8 Takengon dan mahasiswa BBG, dihadiri oleh sekitar 856 peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Medhanita Dewi Renanti, S.Kom., M.Kom, Dosen Sekolah Vokasi IPB Program Studi Manajemen Informatika, Owner galerimadsaz; Dhini Gilang Prasasti, Kepala Seksi Pengelolaan Media Komunikasi Publik; Mizani Ibrahim, S.Pd, Waka Kesiswaan SMAN 8 Aceh Tengah; dan Aprian Subhananto, M.Pd, Dosen PGSD Universitas Bina Bangsa Getsempena. Shinta Kesumadewi sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya. Para narasumber tersebut memperbincangkan tentang 4 pilar literasi digital, yakni Digital Culture, Digital Ethic, Digital Safety dan Digital Skill.

Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber. Seperti Nira Safitri yang bertanya bagaimana dengan anak generasi Z, yang jauh dari orang tua di masa sekarang ini dengan dia menggunakan teknologi tanpa dipantau orang tuanya? Narasumber Mizani Ibrahim, S.Pd menanggapi membuat kesepakatan dengan orang tua perihal komunikasi. Mempersiapkan diri sendiri dan membekali diri dengan pesan orang tua.

Webinar ini merupakan satu dari rangkaian webinar yang diselenggarakan di Kabupaten Aceh Tengah. Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.[](ril)

Baca juga: