Senin, Juni 24, 2024

HUT Ke-50 Aceh Tenggara,...

KUTACANE - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Tenggara membuka stan pelayanan...

Atlet KONI Aceh Rebut...

BANDA ACEH - Prestasi mengesankan ditoreh atlet binaan KONI Aceh yang dipersiapkan untuk...

Realisasi Pendapatan Asli Aceh...

BANDA ACEH - Realisasi Pendapatan Asli Aceh (PAA) tahun 2019-2023 melampaui target. Akan...

Judi Online: Antara Frustasi...

Oleh: Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, Dosen Fakultas Syariah IAIN LhokseumawePemberitaan judi online akhir-akhir...
BerandaBerita Gayo LuesSDIT Bunayya Kutip...

SDIT Bunayya Kutip Uang Rp 850 Ribu Untuk Wisuda Anak, Dinas Pendidikan Gayo Lues Mulai Bertindak

BLANGKEJEREN – SDIT Bunayya Kabupaten Gayo Lues tetap mewisudakan anak didiknya dengan mengutip uang Rp 850 ribu dari wali murid, Sabtu,17 Juni 2023 di Bale Musara Blangkejeren. Padahal, baru-baru ini Dinas Pendidikan setempat telah mengeluarkan surat edaran larangan mengutip uang dari wali murid setelah berembuk dengan anggota DPRK dari komisi D.

Anwar S Pd Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues, mengatakan memang ada kutipan yang dilarang, tetapi menurut informasi jauh hari sudah semuanya selesai disiapkan sebelum edaran surat dikekuarkan. “Coba saya suruh pak Sekretaris cek ke lapangan,” katanya melalui pesan WhatsApp.

Sementara Zul Sekretaris Dinas Pendidikan Gayo Lues usia mendatanggi tempat wisuda SDIT Bunayya, mengatakan pihak sekolah mengakui mengutip uang Rp 850 ribu untuk wisuda anak, tetapi tidak semua anak dikutip dengan besaran yang sama, jika anak yatim tidak dikutip, dan jika tidak mampu hanya dikutip seberapa mampu wali murid saja.

“Kita belum bisa memastikan tindakan apa yang akan diberikan kepada SDIT Bunayya ini, nanti akan kami koordinasikan dulu, yang jelas kami dari Dinas Pendidikan akan menyurati Pj Bupati, DPRK serta akan menyurati Inspektorat agar melakukan audit terhadap SDIT Bunayya, baik itu dana Bosnya maupun uang kutipan ini, jika memang ada yang tumpang tindih, maka itu bisa diproses hukum,” katanya.

Meski surat edaran larangan mengutip uang dari wali murid sudah dilakukan kata Zul, tahun ini bisa jadi masih kurang efektif ditegakan lantaran banyak sekolah sudah melakukan wisuda, dan ada yang sudah proses wisuda, namun dimasa yang akan datang, Dinas Pendidikan akan lebih tegas soal kutipan uang dari wali murid.

“Ke depan, kami berencana setiap sekolah yang hendak mengutip uang dari wali murid baik berupa uang sekolah, uang pembangunan dan yang lainya, maka harus ada persetujuan dulu dari Dinas Pendidikan, sehingga pihak sekolah tidak sesuka hati membuat program dengan mengutip uang dari wali murid, hal ini untuk menghindari tumpang tindih dengan dana Bos,” jelasnya.

Selama ini, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues juga banyak memberikan bantuan gedung untuk pembangunan SDIT Bunayya, tetapi uang pembagunan juga tetap dikutip dari wali murid dengan nominal yang cukup besar, dan untuk menyesuaikan hal tersebut, setiap sekolah kata Zul harus melaporkan ke Dinas Pendidikan sebelum mengutip uang dari wali Murid.[]

 

Baca juga: