ACEH UTARA – Pasca banjir yang melanda Kecamatan Syamtalira Aron, dan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, hingga kini sebagian warga masih mengungsi, di tenda pengungsian, d Gampong Kumbang, Syamtalira Aron, Sabtu, 24 November 2018.
Kepala Desa (Geuchik) Gampong Kumbang, Zulkarnaini, mengatakan, sebanyak sembilan Kepala Keluarga (KK) atau 30 jiwa sampai saat ini masih mengungsi di gampong tersebut. Karena sebagian rumah warga mengalami rusak berat dan rusak ringan, sehingga untuk sementara waktu mereka terpaksa harus mengungsi, tercatat enam rumah yang rusak di gampong ini itu akibat diterjang banjir beberapa hari lalu.
“Tiga rumah yang rusak total, sedangkan tiga lainnya rusak ringan. Warga masih bertahan di tenda pengungsian, karena saat mereka sudah tidak ada rumah. Tetapi yang ada rumah keluarganya, mereka juga bisa menumpang sementara waktu di rumah keluarganya,” kata Zulkarnaini, dihubungi portalsatu.com/, Sabtu.
Untuk bantuan rumah, lanjut Zulkarnaini, ia sudah mengirimkan proposal melalui camat setempat untuk diteruskan ke Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib akrab disapa Cek Mad. Namun untuk sementara waktu akan dibuat barak darurat untuk korban banjir tersebut, misalnya nanti dibuat seperti dua kamar untuk satu keluarga.
“Tetapi sampai saat ini proses pembangunannya belum ada. Intinya kita tunggu bagaimana kelanjutan pembangunan barak dimaksud, tentunya kita berharap rumah yang rusak itu dibangun atau dibantu oleh pemerintah,” ungkap Zulkarnaini.
Di samping itu, Zulkarnaini menyebutkan, hingga saat ini bantuan dari berbagai pihak terus mengalir untuk korban banjir yang masih berada di tenda pengungsian tersebut.[]


