LHOKSEUMAWE – Geuchik dan perangkat gampong berharap Pemko Lhokseumawe segera membayar gaji atau honor mereka jatah Oktober hingga Desember (triwulan IV) 2016.

“Kami belum menerima honor mulai dari bulan Oktober hingga Desember 2016,” kata Geuchik Hagu Barat Laut, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Hendra Saputra kepada portalsatu.com/, Sabtu, 24 Desember 2016, siang.

Hendra menyebut perangkat gampong sangat memerlukan honor tersebut. Namun, kata dia, berdasarkan informasi yang beredar Pemko Lhokseumawe sedang defisit anggaran, sehingga pihaknya terpaksa menerima kondisi tersebut.

“Tidak ada upah, ya coba bersabar, walau (uang) itu perlu,” ujar Hendra. “Sebenarjih silapeh peudeh, teuma kiban ta peugot teuma ka hana peng. Ta saba aju dile,” kata Hendra lagi.

Menurut Hendra, walaupun hingga saat ini belum dibayar honor geuchik dan perangkat gampong jatah triwulan IV 2016, pihaknya tetap bekerja maksimal dalam melayani masyarakat.

Ta kerja tetap lage biasa. Ta coba sama-sama mengerti aju jino siat. Laen pue ta neuk peugot,” ujar Hendra.

Pernyataan hampir sama disampaikan Geuchik Keude Punteuet, Kecamatan Blang Mangat, Anwar. Dia mengatakan untuk triwulan IV 2016, perangkat gampong belum menerima honor dari Pemko Lhokseumawe.

“Saya dan perangkat pemerintahan di gampong belum menerima honor dari bulan Oktober hingga Desember 2016. Namun kami bersabar saja dulu untuk sementara. Kerja tetap lanjut. Untuk para perangkat pemerintahan di gampong, saya cari alternatif lain yaitu mencari pinjaman,” kata Anwar dihubungi portalsatu.com/, Sabtu siang.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Lhokseumawe Iskandar tidak mengangkat panggilan masuk di telpon selulernya meski sudah berulangkali dihubungi portalsatu.com/. Iskandar juga belum menanggapi konfirmasi melalui pesan singkat.[]