LHOKSUKON – Masyarakat Aceh Utara diminta tidak berlebihan dalam menyambut tahun baru 2017. Meski tidak mengeluarkan larangan merayakan tahun baru, tapi Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Utara berharap masyarakat cukup menyambut tahun baru dengan rasa syukur.
“Bertambahnya tahun menandakan berkurangnya usia. Sebagai umat Islam sepatutnya kita bersyukur karena Allah masih memberi panjang usia. Rasa syukur itu boleh saja diungkapkan, tapi jangan berlebihan hingga membuat Allah murka,” kata Wakil Ketua MPU Aceh Utara Teungku H. Abdul Manan, Sabtu, 24 Desember 2016.
Teungku Abdul Manan atau Abu Manan Blang Jruen menyebutkan, dalam hal ini, MPU Aceh Utara tidak mengeluarkan imbauan yang bersifat larangan merayakan tahun baru dengan hura-hura.
“Kita tidak melarang dan tidak mengkritik. Namun kita sarankan, sebaiknya perayaaan tahun baru tidak dilakukan dengan hura. Karena hal itu tidak baik dilakukan umat Islam,” ujarnya.[]


