Mungkin bencana sudah jadi sesuatu yang biasa terjadi di negeri kita Indonesia. Itu bukanlah isapan jempol belaka yang dilansir oleh World Risk Index tahun 2015. Indonesia menduduki peringkat 36 dari 171 negara paling rawan bencana alam. Bencana yang paling sering datang salah satunya gempa bumi.

Jelas itu ditambah dengan jumlah patahan yang banyak terdapat di daratan dan lautan makin membuat negeri kita paling kompleks dengan bencana gempa bumi. Itu terjadi karena Indonesia berada di daerah cincin api (Ring of Fire) yang terletak di antara patahan aktif di dunia. Mulai dari patahan Eurasia, patahan Australia, patahan Filipina, dan patahan Pasifik.

Itu dikarenakan Indonesia berada di dua jalur gempa paling aktif di dunia yaitu Alpide Belt dan Ring of Fire. Itu ditambah dengan 129 gunung api aktif baik di darat dan di dalam laut yang sewaktu-waktu dapat melepaskan energi yang sangat besar.

Setiap lempengan ini bisa saling bertumbukan satu sama lain (Collison Plate), saling menjauh (Split/Apart Plate), dan saling bergesekan satu sama lain (Slide Plate). Pergerakan aktif inilah yang menghasilkan gempa dengan intensitas beragam.

Pertanyaan yang sering kali muncul di dalam kepala adalah berapa besar peluang gempa yang disusul kembali menimpa Indonesia?

Selengkapnya baca di : Seberapa Rawan Indonesia dari Tsunami di Masa Depan?