Karya Taufik Sentana*

Matahari redup
aroma laut terhirup
sore menjelma
di pelabuhan Jetty.

Awan sore menggumpal kecil kecil
orang orang berlalu
orang orang menikmati waktu.
Diantara kecipak ombak
dan warna laut orang orang  berswaphoto.

Ada kapal kecil bersandar.
Di ujung sana kapal kapal
pengangkut batubara
meredam sepi dan dahaga.
Dan beberapa kapal nelayan
beranjak pulang 
membawa berita untuk keluarga.

Masih tampak dampak sang virus,
keramaian tak membius seperti biasa.
Para pedagang yang biasa berjejer disini
juga tak kelihatan.

Tapi di pelabuhan ini
selalu ada yang bisa diingat
tentang cara kita menyisir waktu
atau cara kita berbagi kebersamaan.

Di pelabuhan ini
semua dapat terpaut
asal kau dengar isyarat laut.[]

*Penyuka prosa dan sajak