Selasa, Juli 23, 2024

Dinkes Gayo Lues Keluhkan...

BLANGKEJEREN - Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues mengeluhkan proses pencairan keuangan tahun 2024...

H. Jata Ungkap Jadi...

BLANGKEJEREN – H. Jata mengaku dirinya ditunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menjadi Pj....

Bandar Publishing Luncurkan Buku...

BANDA ACEH - Penerbit Bandar Publishing Banda Aceh meluncurkan sekaligus dua karya Dr....

Rombongan Thailand Selatan Kunjungi...

BANDA ACEH – Delegasi dari berbagai lembaga di Thailand Selatan mengunjungi Kantor Partai...
BerandaSekolah Pasar Modal...

Sekolah Pasar Modal Unimal Ramai Peminat

LHOKSEUMAWE – Galeri Investasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh akan menggelar Sekolah Pasar Modal Level 1 dan Level 2 di Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe, 14 Maret 2019. Pemateri untuk kedua tingkatan itu akan disampaikan pihak Bursa Efek Indonesia dan Phintraco Sekuritas, sebuah perusahaan sekuritas yang selama ini concern mendukung sosialisasi pasar modal di berbagai kampus.

Kepala Galeri Investasi FEB Unimal, Rico Nur Ilham, mengatakan 150 calon peserta dari kalangan mahasiswa dan masyarakat sudah mendaftar untuk mengikuti Sekolah Pasar Modal. Namun, kata dia, pihaknya hanya menerima 50 peserta pada Maret ini lantaran kapasitas (ruangan yang tersedia) terbatas. Selain itu, jika satu mentor untuk 150 peserta dinilai tidak efektif.

“(Banyaknya peserta mendaftar) ini membuktikan tingginya antusiasme mahasiswa dan masyarakat umum untuk belajar pasar saham,” kata Rico, Rabu, 13 Maret 2019.

Rico menyebutkan, pihaknya akan menggelar Sekolah Pasar Modal tahap berikutnya setiap bulan untuk memenuhi keinginan calon peserta. “Melihat tingginya minat calon investor, rencananya Sekolah Pasar Modal akan kami gelar setiap bulan untuk memberi kesempatan kepada mahasiswa dan masyarakat umum,” ujarnya.

Edukasi tentang pasar modal juga akan digelar bagi pelajar di Lhokseumawe dan sekitarnya, akhir Maret ini. “Kami ingin membangun budaya berinvestasi sejak dini bagi generasi muda,” kata Rico.

Dekan FEB Unimal, Wahyuddin Albra, mengatakan agenda rutin Galeri Investasi sejalan dengan seminar nasional ekonomi pada April 2019 yang juga berkaitan dengan pasar saham di Indonesia dalam tahun politik. “Dari Sekolah Pasar Modal dan seminar, kita harapkan jumlah investor muda semakin bertambah,” ujarnya.[](rilis)

Baca juga: