KUTACANE — Bandar Udara Alas Leuser, Aceh Tenggara mencabut status Notice To Airmen (Notam) Close yang diterbitkan akibat dari erupsi Gunung Sinabung di Sumatera Utara beberapa hari lalu. Pencabutan ini seiring mulai membaiknya cuaca di daerah itu sehingga aman untuk melakukan penerbangan.
Bandara Alas Leuser merupakan bandara perintis di bawah pengawasan Bandara Rembele, Bener Meriah.
Humas Bandara Rembele, Iwan Mulia menjelaskan, dengan pencabutan Notam Close itu, Bandara Alas Leuser kembali dibuka. Kondisi bandara sebutnya, juga telah steril. Petugas pada malam tadi dilaporkan juga telah membersihkan landasan pacu menggunakan mobil pemadam kebakaran.
Iwan mengatakan, Notam Close telah dikeluarkan sejak 20 Februari 2017 setelah debu vulkanik letusan Gunung Berapi Sinabung melanda Aceh Tenggara. Pascaterbit Notam Close itu, katanya, Bandara Alas Leuser juga ditutup.
“Notam Close itu pemberitahuan bahwa bandara ditutup karena ada gangguan,” jelas Iwan kepada portalsatu.com/, Rabu, 21 Februari 2018.
Notam Close diterbitkan oleh Notam Office di Medan, Sumatera Utara. Notam Close itu dikeluarkan berdasarkan pengajuan pihak Bandara. Notam itu, kata Iwan, juga telah diteruskan kepada seluruh maskapai dan pihak terkait.
Untuk 2018 katanya, Bandara Alas Leuser melayani 10 kali penerbangan dalam sebulan. Adapun rute pelayanan meliputi Aceh Tenggara – Banda Aceh dengan jenis pesawat Susi Air Cesna C 208 kapasitas 12 kursi. [] (*sar)



