BANDA ACEH – Seorang Imigran Myanmar etnis Rohingya bernama Nur Khalimah (21), meninggal dunia di Balai Latihan Kerja (BLK), Desa Meunasah Mee, Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.
Kabag Humas Pemko Lhokseumawe, Marzuki, membernarkan kabar meninggalnya satu orang pengungsi Rohingya yang terdampar bersama 295 orang di perairan Lhokseumawe.
“Iya, benar satu orang meninggal dunia akibat sesak napas. Meninggal pukul 18.45 WIB menjelang Magrib tadi,” kata Marzuki saat dikonfirmasi portalsatu.com, Selasa, 8 September 2020, malam.
Marzuki menyampaikan, pengungsi Rohingya tersebut sempat dirawat di rumah sakit setelah dievakuasi dari laut. Lalu, keadaannya membaik dan dibawa kembali ke BLK.
“Meninggal di gedung BLK, dan saat ini (jenazahnya) sudah di Rumah Sakit Cut Meutia (Buket Rata, Lhokseumawe),” ungkapnya.
Marzuki menjelaskan, Nur Khalimah telah menjalani rapid test bersama 139 warga Rohingya lainnya pada Senin, 7 September 2020, dan hasilnya nonreaktif.
Terkait pemakaman, Marzuki belum bisa memastikan lokasi akan dimakamkan jenazah pengungsi Rohingya tersebut.
“Lokasinya belum kita pastikan dimana, besok mungkin sudah ada,” pungkas Marzuki.[]



