SIGLI – Polres Pidie merilis sejumlah kasus ditangani sepanjang tahun 2019. Kasus penyalahgunaan narkotika naik 23,97 persen dibandingkan tahun 2018.
Rekapitulasi angka pelanggaran hukum diungkapkan dalam jumpa pers, Senin, 23 Desember 2019, di Media Center Polres Pidie dipimpin Kabag Ops Kompol Syahral Handani.
Mulai dari kasus kriminalitas, pelanggaran lalu lintas, kecelakaan lalu lintas (lakalantas), hingga kasus penyalahgunaan narkotika dibeberkan dalam jumpa pers itu.
Kasat Reskrim, Iptu Eko Randi Oktama, menjelaskan tindak kriminal yang terjadi sejak Januari hingga Desember 2019, kasus penganiayaan mendominasi yakni sebanyak 86 kasus baik berat maupun ringan.
Disusul penipuan 78 kasus. Sedangkan pencurian sebanyak 48 kasus. Semuanya ada yang sedang diproses, ada juga sudah selesai ditangani.
“Kasus penganiaan tahun ini berjumlah 86 kasus. Dari kasus kriminal lainnya, penganiayaan baik berat maupun ringan masih tinggi tahun ini,” kata Kasat Reskrim.
Dari 86 kasus penganiayaan, 5 dalam penyelidikan, 15 penyidikan dan 18 sudah P21. Sedang 51 kasus lainnya sudah SP3.
Untuk 78 kasus penipuan, 6 kasus masih dalam penyelidikan, 27 dalam proses sidik dan 28 sudah P21. Sedang sisanya ada SP3. Begitu juga pencurian, saat ini sedang dalam proses penyelidikan, penyidikan dan ada juga yang sudah P21.
Sementara untuk kasus penyalahgunaan narkoba diungkapkan KBO Sat Narkoba Ipda P Naibaho menjelaskan kasus sabu pihaknya menangani 117 kasus dengan jumlah tersangka 172 orang. Sedangkan barang bukti yang diamankan sebanyak 1.518,03 gram.
“Angka ini naik 23,97 persen jika dibandingkan tahun 2018 lalu yang jumlahnya 83 kasus dengan tersangka 125 orang,” papar Naibaho.
Kasus ganja, menurut Naibaho, terjadi penurunan. Tahun ini terdapat 29 kasus dengan jumlah tersangka 35 orang dan barang bukti yang disita sebanyak 467 kilogram.
“Ganja tidak lagi seksi dikalangan pemakai, mereka mulai beralih ke sabu,” imbuh KBO.
Ketika disinggung apakah ada bandar yang ditangkap, dia mengatakan, sejauh ini masih kurir dan pemakai. Untuk bandar pihaknya sedang melakukan pengembangan dari kasus yang ditangani.[]





