Senjapun beranjak perlahan

setelah lelah tertitip di puncak Gunung Salak.
Udara lembab dan dingin menjalar
benar benar menggoda tubuh kami
yang menyimpan penat.

Butuh waktu tujuh jam untuk tiba disini
melewati Beutong Ateuh, menembus Kota Dingin, bukit bukit Tinggi dan ladang ladang.

Setiap kita memiliki potongan waktu yang sama
dari dimensi satu ke dimensi lainnya
Guna melampaui semua harap dan tujuan penting, atau yang sia belaka: hingga waktu tadi terhenti.

*salam hangat ke seluruh rekan seperjalanan

Taufik Sentana
Peminat sastra Sufistik