LHOKSEUMAWE – Anggota Komisi IV DPR RI, Ir. H. T. A. Khalid, M.M., menyerahkan bantuan satu traktor kepada Kelompok Tani (Koptan) Makmu Beusare Dua, di Desa Asan Kareung, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Ahad, 23 Agustus 2020. TA. Khalid berpesan agar bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) bersumber dari APBN tahun 2020 yang dialokasikan melalui anggaran Kementerian Pertanian itu dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Semua bantuan yang diberikan pemerintah baik melalui (aspirasi) saya maupun dinas terkait, saya berharap kepada kelompok penerima, jaga dan kelola amanah negara ini dengan baik dan benar, insya Allah berkah,” ujar TA. Khalid pada acara penyerahan bantuan satu traktor dan peusijuek Alsintan itu di lapangan Desa Asan Kareung.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPC Partai Gerindra Kota Lhokseumawe, H. Ismuha Ismail, Anggota DPRA Fraksi Gerindra, Ridwan Yunus, Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe dari Gerindra, Irwan Yusuf, sejumlah anggota DPRK dari Gerindra, perwakilan Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) Lhokseumawe, Imum Mukim, Keuchik, Teungku Imum dan ramai masyarakat setempat.

Mengawali sambutannya di hadapan masyarakat, TA. Khalid menjelaskan alasan dirinya memilih duduk di Komisi IV DPR RI. “Karena saya terpilih (sebagai anggota DPR RI) mewakili banyak petani, pekebun, dan nelayan,” tuturnya.
Menurut TA. Khalid, bantuan traktor tersebut merupakan Alsintan pertama yang ia serahkan dengan cara turun langsung ke lapangan pada tahun 2020. “Ini perdana di Asan Kareung, sehingga saya berharap bantuan traktor ini menjadi pilot project. Maka saya berharap kepada Kelompok Makmu Beusare Dua yang mendapatkan bantuan ini, jangan euforia,” ujarnya.
“Dengan adanya bantuan ini, saya harapkan ke depan para pengurus dan anggota kelompok ini akan lebih mulia di mata masyarakat. Maka pesan saya, gunakanlah bantuan ini untuk kepentingan masyarakat Asan Kareung dan sekitarnya,” kata TA. Khalid yang juga Ketua DPD Gerindra Aceh.
Dia juga berulang kali mewanti-wanti pengurus kelompok tani penerima bantuan supaya tidak menyalahgunakan Alsintan tersebut. “Saya tidak bisa dengar bantuan ini disalahgunakan, apalagi dijual. Jika dijual, saya minta Kapolsek agar menangkap pelakunya,” tegas TA. Khalid.
Selain itu, TA. Khalid mengingatkan pengurus dan anggota Kelompok Tani Makmu Beusare Dua senantiasa menjaga kekompakan. “Jangan sampai sebelum ada bantuan sangat kompak, tapi setelah ada bantuan sudah ribut,” tuturnya.
Bantuan satu traktor merk John Deere itu senilai Rp350 juta lebih bersumber dari APBN tahun 2020 yang dialokasikan melalui anggaran Kementerian Pertanian.

Delapan traktor
Menjawab para wartawan di sela-sela kegiatan itu, TA. Khalid mengatakan, untuk tahun anggaran 2020 ini ada delapan traktor melalui aspirasi dirinya disalurkan di empat kabupaten/kota, yaitu Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe dan Bireuen.
“Lhokseumawe dua unit. Satu traktor lainnya diserahkan kepada Kelompok Tani Bungong Pade Desa Cut Mamplam, Kecamatan Muara Dua,” ujar TA. Khalid didampingi Ketua DPC Gerindra Lhokseumawe, Ismuha Ismail.
Selain traktor, bantuan lainnya melalui aspirasi anggota DPR RI TA. Khalid yang disalurkan tahun ini kepada kelompok tani di Dapil Aceh-2 berupa hand tractor, mesin tanam padi, mesin pemotong padi, mesin perontok padi, dan Alsintan lainnya.
“Aspirasi saya tersebar ke semua kabupaten/kota di Dapil Aceh-2. Jenis bantuan sesuai kebutuhan masyarakat setempat,” kata TA. Khalid.
Seusai penyerahan dan peusijuek Alsintan, TA. Khalid langsung melakukan uji coba operasional traktor itu di lahan milik masyarakat yang akan ditanami jagung di Desa Asan Kareung. Penanaman jagung tersebut akan dilakukan kelompok tani diketuai Teungku Imum Desa Asan Kareung.[](*)







