SIGLI – Seratus lebih Pimpinan Dayah yang tergabung dalam Himpunan Ulama Dayah (HUDA) Kabupaten Pidie, melakukan muzakarah atau rapat koordinasi di Oproom Kantor Bupati Pidie Sabtu 16 Januari 2016. Rapat yang dibuka Bupati Pidie Sarjani Abdullah itu berlangsung satu hari penuh.
Ketua Huda Kabupaten Pidie Tgk H. Muhammad Jafar (Waled Jafar) mengatakan, rapat koordinasi para ulama dayah tersebut dilaksnakan untuk menyatukan presepsi dalam rangka menegakkan syariat Islam di tengah-tengah masyarakat.
Dalam rapat ini kita harapkan dapat menghasilkan persamaan presepsi dalam menghadang aliran sesat yang akhir-akhir ini kian meresahkan masyarakat, ungkap Waled Jafar.
Dalam kesempatan tersebut dia berharap Bupati Pidie dapat mendukung program-program dayah termasuk memberi perhatian demi keberlangsungan pendidikan di Dayah.
Sebab, lanjutnya, tanpa dukungan pemerintah serta semua pihak, tentunya dayah akan mengalami kendala dalam menjalankan tugasnya mencerdaskan anak bangsa di bidang ilmu agama.
Kami harap Bupati mendukung kami di Dayah. Tentunya kami siap semuanya mendukung bupati, kata Waled secara seloro.
Rapat koordinasi Huda yang bertemakan, Optimalisasi peran Dayah dalam mengakualisasi nilai syariat di tengah masyarakat tersebut diikuti semua pimpinan dayah besar dan kecil di Kabupaten Pidie. Dalam acara ini terlihat Tgk H Ishak Lamkawe (Abu Lam Kawe) dan Abu Mahyuddin Reubee serta sejumlah ulama lainnya.
Bupati dalam sambutannya, mengharapkan dalam rakor ulama dapat melahirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Para Ulama harus menjadi pemersatu, penengah serta pencegah bagi setiap permasalahan yang timbul di tengah-tengah masyarakat, harap Bupati Sarjani Abdullah.
Pada pemukaan rapat juga hadir Dandim 0102 Pidie, Letkol INF Usik Samwa P, Ketua MPU Pidie Tgk M. Nasir, Wakil Ketua DPRK Jamaluddin SE.[](tyb)




