Jumat, Juli 19, 2024

Lebih 170 Bangunan Rusak...

ACEH UTARA - Sebanyak 173 bangunan dilaporkan rusak akibat diterjang badai (hujan deras...

Inilah Struktur Lengkap Kepengurusan...

BANDA ACEH - Ketua Umum Majelis Syuriah Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh...

Samsul Azhar Dilantik sebagai...

BANDA ACEH - Pj. Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, melantik Samsul Azhar sebagai Pj....

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...
BerandaSetiap Tahun 34...

Setiap Tahun 34 Ribu Pohon Ditebang Petani Serai di Gayo Lues

BLANGKEJEREN – Dari total 34.000 hektar serai wangi di Gayo Lues, proses penyulingannya masih dilakukan secara alami. Setiap satu hektar membutuhkan menghabiskan satu pohon untuk kayu bakar saat proses penyulingan.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Gayo Lues, H Said Sani, Selasa, 14 Januari 2020. Karena itu ia meminta agar  masyarakat harus lebih bijak dalam melakukan penebangan pohon, baik untuk kayu bakar serai wangi maupun membuka lahan perkebunan.

“Saat ini perkebunan serai wangi di Gayo Lues berjumlah 34 ribu hektar, jika dalam penyulingan satu hektar serai wangi saja menghabiskan satu batang pohon, maka dalam satu kali musim panen saja sudah 34 ribu batang yang ditebang,” katanya.

Karena itu menghimbau kepada seluruh petani serai wangi agar menghindari penebangan pohon, jikapun menyuling serai wangi dengan manual, maka harus memanfaatkan cabang dan ranting pohon tanpa harus menebang.

“Kita harus bersama-sama mencari solusi agar penyulingan serai wangi bisa menggunakan batu bara ataupun yang lain tanpa menggunakan kayu bakar, supaya hutan kita tetap terjaga, dan masyarakat tetap bisa menikmati hasil dari serai wangi,” jelasnya.

H Said Sani juga mengajak petani serai wangi agar tetap merawat pohon-pohon yang tumbuh liar di perkebunan serai wangi tanpa harus menebangnya, apa lagi membakar perkebunan yang menjadi penyebab matinya anak pohon.[Win Porang]

Baca juga: