JAKARTA – Perkumpulan Seuramoe Syedara Lhokseumawe (Seusama) menyerahkan donasi yang dikumpulkan dari warga Aceh di Jakarta senilai Rp9.500.000 kepada keluarga almarhum Ruswandi di Dusun Blang Malo, Hagu Selatan, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, 19 Juli 2019.
Sumbangan itu semula dikumpulkan Seusama untuk membantu perawatan Ruswandi (brita sebelumnya tertulis Suwandi), namun takdir berkata lain. Ruswandi meninggal dunia sehari setelah dijemput oleh tim Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) dan Seusama di Bogor, Jawa Barat.
Ketua Umum Seusama, Zulkifli Ibrahim mengatakan, donasi empati dari warga Aceh di Jakarta itu diserahkan Chairuddin, mewakili perkumpulan Seusama kepada Munawar, anak almarhum Ruswandi disaksikan Kepala Seksi Perlindungan Sosial dan Korban Bencana Sosial (PSKBS) Dinas Sosial Aceh, Rohaya Hanum dan Tim Dinsos Kota Lhokseumawe.
“Munawar mewakili keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian Perkumpulan Seusama, Ayah Muktar, PP-TIM, BPPA, Dinsos Aceh dan Dinsos Kota Lhokseumawe serta tentunya seluruh warga Aceh di Jakarta,” kata Zulkifli.
Seusama mengumpulkan donasi untuk Ruswandi setelah tersiar kabar pria 74 tahun asal Lhokseumawe itu tinggal sebatang kara dalam kondisi sakit parah dan diasuh pemimpin pesantren Kiai Maksum, Kampung Cibuni, Palasari, Cijeruk, Bogor.
Ruswandi yang sudah 10 tahun tinggal di pesantren itu sangat ingin bertemu keluarganya di Lhokseumawe.
Selain mengumpulkan donasi, Seusama bersama BPPA juga membantu melacak keluarga Ruswandi. Ruswandi kemudian dijemput ke Bogor. Dia dibawa ke Rumah Sakit Persahabatan, Pulo Gadung, Jakarta Timur dan meninggal di sana pada Kamis 18 Juli 2019.
Seusama ikut membantu pemulangan jenazah Ruswandi dengan pesawat ke Aceh.
“Diharapkan ke depan akan lebih terbina sinergifitas antar PP-TIM, BPPA, lembaga dan perkumpulan warga Aceh di Jakarta dalam perhatiannya kepada seluruh warga Aceh yang ditimpa musibah dan berbagai hal lainnya,” kata Zulkifli.[](rilis)



