Kamis, Juli 25, 2024

Spanduk Dukungan Bustami Maju...

LHOKSEUMAWE - Sejumlah spanduk berisi dukungan kepada Bustami Hamzah untuk mencalonkan diri sebagai...

Yayasan Geutanyoe Rayakan Hari...

LHOKSEUMAWE - Yayasan Geutanyoe merayakan Hari Anak Nasional tahun 2024 bersama 227 anak...

Hendry Ch Bangun Tanggapi...

JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Hendry Ch Bangun menegaskan,...

Puluhan Personel Polres Aceh...

LHOKSUKON - Polres Aceh Utara melakukan tes narkoba melalui metode tes urine menggunakan...
BerandaSI: 70% Pendanaan...

SI: 70% Pendanaan Proyek Pabrik Semen di Aceh dari Perbankan

JAKARTA  – PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) menyatakan pembangunan pabrik semen di Provinsi Aceh oleh perusahaan patungan SMGR dengan PT Samana Citra Agung, yaitu PT Semen Indonesia Aceh, mayoritas pendanaannya dari pinjaman.

“Pabrik semen di Kabupaten Pidie senilai Rp5 triliun itu, mayoritas atau 70% didapatkan dari pinjaman pendanaannya,” kata Direktur Keuangan Semen Indonesia Ahyanizzaman di Gedung Kementerian BUMN, Kamis (17/3/2016).

Dari nilai investasi sebesar Rp5 triliun tersebut, kata dia, maksimum 70% berasal dari pinjaman perbankan dan aksi korporasi di pasar modal atau sebesar Rp3,5 triliun yang merupakan dari perbankan dan pasar modal.

Sedangkan sekitar 30% berasal dari ekuitas Semen Indonesia bersama dengan Samana Citra Agung.

“Kita liat beberapa kemungkinannya. Kita lihat jendela-jendela dari pasar uangnya itu, karena sifatnya progres mungkin ada dari pinjaman bank dan nanti juga kita bisa refinancing dari pasar uang,” kata dia.

Kendati demikian, Ahyanizzaman menyatakan pihaknya masih akan melihat terlebih dahulu kondisi pasar sehingga penerbitan surat utang juga masih sebatas rencana yang belum pasti waktunya dan kemungkinan, penerbitan surat utang tidak akan dilakukan perseroan pada tahun ini.

“Kita lihat perkembangannya. 'Bonds' sebenarnya menarik, ada beberapa yang sudah masuk tingkat bunga delapan persen. Tapi tahun ini kemungkinan belum. Mungkin juga instrumen dari tradisional dulu, pinjaman bank,” tutur dia.

Dari informasi yang dihimpun Antara, pembentukan perusahaan patungan atau joint venture ini adalah sebagai upaya pembangunan pabrik semen di Aceh dengan kapasitas tiga juta ton per tahun, di atas lahan seluas 1.500 hektare (ha) di Kecamatan Batee dan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.

Nama perusahaan patungan sekaligus yang akan mengoperasikan pabrik tersebut yaitu PT Semen Indonesia Aceh. Semen Indonesia menjadi penguasa atau mayoritas kepemilikan sahamnya dengan 87,5%, sedangkan Samana Citra Indonesia hanya sebesar 12,5%.[] Sumber: bisnis.com

Baca juga: