LHOKSEUMAWE Asisten III Sekretariat Kota Lhokseumawe Miswar Ibrahim merangkap jabatan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda sejak 1 Juni 2016. Penunjukkan Miswar menjadi Plt Sekda oleh Wali Kota Suaidi Yahya lantaran Dasni Yuzar telah mengundurkan diri dari jabatan Sekda Lhokseumawe sejak 25 Mei 2016.
(Baca: Begini Kronologi Dasni Mundur dari Sekda Lhokseumawe)
Lantas, siapa pejabat yang akan diusulkan menjadi calon Sekda definitif?
Informasi diperoleh portalsatu.com, tiga nama pejabat eselon II di lingkungan Pemko Lhokseumawe menjadi bahan perbincangan sejumlah kalangan sejak informasi tentang Dasni mundur dari Sekda mencuat ke publik. Ketiga pejabat itu dinilai berpeluang diusulkan menjadi calon Sekda Lhokseumawe dengan berbagai pertimbangan.
Salah satu pejabat itu adalah Miswar Ibrahim. Pria berpostur mungil yang murah senyum ini dikenal dekat dengan Wali Kota Suaidi Yahya, bahkan ketika Suaidi masih Wakil Wali Kota Lhokseumawe pada periode lalu. Itu sebabnya, sejumlah kalangan tidak heran ketika jabatan Miswar terus melambung. Mulai dari Kabag Humas, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala BKPP, Asisten III hingga Plt Sekda Lhokseumawe.
(Baca: Miswar Plt Sekda Lhokseumawe)
Tentu saja Pak Miswar berpeluang besar diusulkan menjadi calon Sekda definitif. Selain sebagai Plt Sekda saat ini, Asisten III, beliau juga pernah menduduki berbagai jabatan eselon II lainnya. Tapi memang keputusan akhir tergantung pada Pak Wali (Wali Kota), ujar satu sumber di lingkungan Pemko Lhokseumawe, Kamis, 9 Juni 2016.
Nama lainnya adalah T. Adnan, yang menjabat Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Lhokseumawe sejak 7 Desember 2012. Pria yang hobi menunggang sepeda onthel ini sebelumnya sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, setelah menjadi Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu. Sama seperti Miswar, Adnan selama ini dikenal sangat dekat dengan Wali Kota Suaidi. Bahkan, menurut berbagai sumber, Wali Kota Suaidi sering berkantor di DPKAD.
Posisi Kepala Keuangan (DPKAD) itu tentunya hanya diberikan kepada pejabat yang menguasai betul tentang akuntansi atau ikhtisar transaksi keuangan daerah. Dan posisi itu sudah hampir empat tahun dipercayakan kepada Pak Adnan. Meski lebih senior Pak Miswar dari sisi karir PNS, tapi tidak menutup kemungkinan Pak Adnan lebih berpeluang (calon Sekda), kata sumber lainnya.
Ada pula nama M. Rizal, Asisten II (Bidang Ekonomi dan Pembangunan) Sekretariat Kota Lhokseumawe. Rizal lebih senior dari Miswar dan Adnan, sehingga ia juga dinilai berpeluang diusulkan menjadi calon Sekda. Tapi tampaknya Pak Rizal kalah dekat dengan Pak Wali dibanding Pak Miswar dan Pak Adnan, ujar sumber tadi.
Ditanya apakah sudah diusulkan nama calon Sekda Lhokseumawe kepada Gubernur Aceh, Wali Kota Suaidi Yahya mulanya hanya mengumbar senyum lebar. Kita tunggu. Ada, e , Suaidi menjawab portalsatu.com, 10 Juni 2016.
Suaidi tampak merasa kesulitan menjelaskan soal itu. Tunggu, ada waktunya, ujar Saudi akhirnya.[] (idg)




