LHOKSUKON – Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf atau Sidom Peng, mengunjungi korban angin puting beliung di Gampong Cot Raboe, Gampong Matang Sijuek Timu, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, Selasa, 28 November 2017 sekitar pukul 16.15 WIB. Dalam kunjungan tersebut, turut serta Plt. Asisten II Murtala, Kepala Dinas Sosial Aceh Utara Jailani, Kabag Humas T. Nadirsyah, dan Kabid Logistik dari Badan Penanggulangan Bencana Alam (BPBD) Aceh Utara. Di lokasi juga terlihat Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata, yang tiba lebih awal.
“Hari ini kita datang untuk melihat langsung kondisi warga yang menjadi korban angin puting beliung. Selain itu, kita membawa dan menyalurkan bantuan peralatan sekolah untuk 20 anak, tingkat SD, SMP dan SMA,” ujar Sidom Peng saat ditemui portalsatu.comdi lokasi.
Dia berharap bantuan tersebut diterima oleh yang berhak, yaitu anak-anak yang menjadi korban bencana alam tersebut. Pemberian bantuan ini juga diharapkan agar para anak korban bencana dapat kembali bersekolah.
“Mengingat mereka akan mengikuti ujian semester,” kata Sidom Peng kepada Kepala Dusun Cot Raboe, Erwin, saat menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah.
Selain itu, kata Sidom Peng, pihaknya melalui Dinas Sosial juga menyerahkan bantuan sembako, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, mie instan dan lainnya.
Pada kesempatan itu, Erwin juga menyampaikan, anak-anak membutuhkan pakaian jadi.
Mengenai hal ini, Sidom Peng berharap Dinas Sosial dapat menyediakan pakaian jadi untuk para korban. Namun jika Dinsos tidak memiliki stok, maka harus dibuat pengadaan.
“Untuk awal minimal satu anak mendapat dua atau tiga potong pakaian. Tolong geuchik atau kadus segera menyerahkan jumlah anak-anak dari keluarga yang rumahnya rusak atau roboh. Selain jumlah anak, usia juga harus lengkap,” kata Sidom Peng.
Di lokasi yang sama, Camat Baktiya Barat, Edwar, menyebutkan, 20 anak usia sekolahan yang menjadi korban terbagi di dua gampong. “Delapan belas anak di Gampong Matang Sijuek Timu, sedangkan dua lainnya di Gampong Lhok Iboh,” kata Edwar.[]



