BANDA ACEH – Realisasi keuangan APBA 2017 baru 65 persen. Padahal, sisa tahun anggaran ini hanya sekitar sebulan lagi.

Berdasarkan data dilansir p2k-apba.acehprov.go.id, dari total APBA 2017 senilai Rp14,911 triliun, realisasi keuangan sampai 24 November baru 65,7 persen dan fisik 70 persen. Sementara target sampai 30 November, keuangan 85 persen dan fisik 90 persen. Artinya, dalam waktu kurang sepekan ke depan, Pemerintah Aceh harus merealisasi keuangan 19,3 persen dan fisik 20 persen untuk mencapai target tersebut.

Untuk diketahui, realisasi keuangan 65,7 persen itu hanya bertambah 4,5 persen dari kondisi 21 hari lalu. Data sebelumnya, realisasi keuangan sampai 3 November sebesar 61,2 persen. Data tersebut menunjukkan, di pengujung tahun ini, realisasi keuangan APBA masih tampak bak siput berjalan.

Lihat pula: Sisa Tahun Anggaran Makin Sempit Realisasi Keuangan Aceh Masih 61 Persen

Pengamat Ekonomi Unsyiah, Rustam Effendi, sudah berulang kali mengingatkan agar Pemerintah Aceh tidak main-main dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA). Pasalnya, saat ini ekonomi masyarakat Aceh masih sangat tergantung dengan APBA. Melambatnya pelaksanaan APBA langsung berimbas kepada rakyat Aceh, tidak hanya kontraktor tetapi juga petani hingga nelayan.

“Jadi, jangan main-main dengan APBA ini. Mereka para elite punya deposito, punya tabungan, kita punya apa,” kata Rustam Effendi, menjawab portalsatu.com/, 20 Agustus 2017.

Dia mengatakan, minimnya realisasi APBA akan membuat uang yang seharusnya dinikmati masyarakat Aceh justru tidak bergerak. Uang tersebut, menurut Rustam, akan tersimpan dalam kas. “Realisasinya tebatas, imbasnya masyarakat lagi,” katanya.

“Untuk apa banyak uang, tapi tidak bisa dibelanjakan secara optimal uang itu. Apalagi yang sifatnya belanja langsung,” kata Rustam. (Baca: “Jangan Main-main Dengan APBA”)[](idg)