Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaNewsSitus Pendukung Teroris...

Situs Pendukung Teroris Diblokir Kominfo, Ini Daftarnya

VIVA.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir situs-situs dan akun media sosial yang diduga terkait dengan aksi teror di kawasan Thamrin Kamis lalu. 

Berdasarkan siaran pers yang diterima VIVA.co.id, Sabtu 16 Januari 2016, penutupan tersebut dilakukan, setelah Kementerian Kominfo melakukan pengawasan beberapa waktu ini. Selain itu, tindakan ini juga didasari laporan dari masyarakat. 

“Kominfo memblokir beberapa akun. Akun facebook atas nama Muhammad Subkhan khalid, Batalion Inghimasi dan Mujahidah Sungai Eufrat sudah diblokir. Kominfo juga menutup sebuah telegram: http://telegram.me/jihadmedia01. Medsos tersebut, secara jelas mendukung aksi-aksi teror tersebut,” ujar Kepala Pusat Informasi dan Humas Kominfo, Ismail Cawidu. 

Adapun website yang diblokir adalah: 

1. bahrunnaim.co
2. dawlahislamiyyah.wordpress.com
3. keabsahankhilafah.blogspot.co.id
4. khilafahdaulahislamiyyah.wordpress.com
5. tapaktimba.tumblr.com
6. thoriquna.wordpress.com
7. tauhiddjihat.blogspot.co.id
8. gurobahbersatu.blogspot.co.id
9. bushro2.blogspot.co.id
10. mahabbatiloveislam.blogspot.co.id
11. azzam.in

“Khusus terkait dengan akun dan video Bahrunnaim, sejak November 2015, Kominfo telah menghapusnya sesuai dengan nama, Muhammad Bahrunnaim Anggih Tantomo,” tambahnya. 

Selain akun-akun di atas, Kominfo juga memblokir akun Twitter @kdmedia16 (radikal) dan @globalkdi (radikal). Ada pun video-video radikal yang telah diblokir sejak 2015, sebanyak 78 Video radikalisme ISIS.

“Untuk mendukung penanganan akun-akun radikal yang masih tayang di internet, kami mengharapkan partisipasi masyarakat dengan melaporkan kepada Kominfo melalui email aduankonten@mail.kominfo.go.id.,” ujar Ismail.[]

Sumber: viva.co.id

Baca juga: